Jadi Contoh, Guru Diminta Tidak Merokok di Sekolah

- Periklanan -

Ilustrasi (@jpnn.com)

MOROWALI – Guru merupakan panutan bagi anak di sekolah. Untuk itu, guru diminta tidak merokok di area sekolah, yang dapat dilihat langsung oleh para murid. Hal itu ditegaskan Bupati Morowali, Anwar Hafid, saat membuka kegiatan sosialisasi peningkatan peran PGRI dalam mendukung percepatan pendidikan yang merata dan berkualitas di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis (10/8).

“Untuk di Morowali, saya sudah buat peraturan, dilarang keras seorang guru merokok di dalam wilayah sekolah. Kalau ada yang melakukan seperti itu dihadapan muridnya, jangan dianggap dia seorang guru yang berkualitas,” tegas Anwar Hafid.

- Periklanan -

Selain itu, Anwar Hafid juga menyatakan sangat sedih jika melihat potret seorang guru yang suka mengonsumsi minuman keras (Miras) bahkan hingga mabuk. Sebab, seharusnya para guru harus menjadi teladan yang baik pada muridnya. Bukan malah menjadi, pemberi contoh perilaku yang kurang baik pada muridnya.

“Saya berharap, para guru utamanya yang bertugas di Morowali sering mengikuti pelatihan. Utamanya untuk saat ini, adalah pelatihan peningkatan mental. Demi menciptakan, pendidikan yang merata dan berkualitas,” ungkapnya.

Sementara itu, Anwar Hafid mengatakan untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas tidak hanya bergantung pada seorang guru. Namun, peran orang tua dalam mendidik anaknya juga sangat dibutuhkan.

“Maka dari itu, saya juga berharap kepada orang tua untuk membantu para guru dalam hal mendidik anaknya sebaik mungkin. Agar, bisa menjadi kebanggaan Kabupaten Morowali utamanya di Indonesia dari sektor manapun,” demikian Anwar. (fcb)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.