Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Istri Dominasi Minta Cerai di Pengadilan Agama Palu

PALU – Periode Januari hingga Agustus 2019, Pengadilan Agama Palu telah mengabulkan 160 perkara cerai talak dan 498 cerai gugat. Artinya, lebih banyak wanita yang bermohon cerai dibandingkan pria.
Berbagai faktor yang menyebabkan, banyaknya wanita yang melakukan gugatan cerai kepada suami. Namun faktor utama yang terungkap, yakni terkait ekonomi. Suami yang dinilai tidak mampu menafkahi keluarga, menjadi salah satu pemicu istri menggugat cerai. “Data yang ada di kami, sejak Januari hingga Agustus 2019, ada sekitar 169 perkara cerai talak yang diajukan oleh suami yang kami putus dan 498 permohonan cerai gugat yang kami kabulkan yang dimohonkan oleh istri. Jadi paling banyak yang minta cerai yah memang istri,” terang Hakim Pengadilan Agama Palu, Muhammad Arsyad.
Tidak hanya faktor ekonomi kata Arsyad, krisis akhlak dari suami maupun istri pun, menjadi salah satu faktor. Di mana suami atau istri tidak bisa menjaga keutuhan keluarga, karena sudah melakukan perselingkuhan baik dengan wanita maupun laki-laki lain.
Adapun profesi terbanyak yang bermohon cerai di Pengadilan Agama Palu, yakni para pedagang dan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pengadilan Agama Palu sendiri, tidak hanya menyelesaikan perkara cerai secara islam saja, namun juga menangani perkara berupa gugatan harta bersama, penguasaan anak, atau perwalian. (mg1/mg7)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.