IPM Sulteng Beri Solusi agar Pelajar Tetap Produktif di Tengah Pandemi Covid-19

- Periklanan -

PALU – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sulawesi Tengah (PW IPM Sulteng) kembali menorehkan karya nyata. Kali ini PW IPM SULTENG membuka kelas kompetensi berbasis online yang ditujukan kepada para pelajar Muhammadiyah seSulawesi Tengah.

Ketua Umum PW IPM Sulteng Muh. Amrul Khair menyebutkan bahwa project kelas kompetensi online ini adalah salah satu solusi yang diberikan oleh PW IPM Sulawesi Tengah kepada para pelajar untuk tetap produktif dalam menghadapi pandemi ini di dalam rumah. “Kami telah mengonsep project ini sejak lama dan Alhamdulillah sekarang bisa terealisasi,” kata Amrul kepada Radarsulteng.id, Sabtu (30/5/2020).

Muh Amrul Khair (foto : DOKUMENTASI PRIBADI/FB)

- Periklanan -

Dalam kelas kompetensi ini lanjut Amrul, ada beberapa materi softskills yang akan diajarkan kepada para siswa, seperti bahasa Inggris, komputer dan teknologi, serta akuntansi. Selain itu ada juga materi tentang ilmu Tajwid, materi kesekretariatan serta ilmu alam dan mitigasi. “Materi yang kami berikan adalah materi dasar sehingga para pelajar lebih mudah memahaminya. Para pengajarnya juga berasal dari unsur Pimpinan Wilayah IPM Sulawesi Tengah yang mempunyai kompetensi di masing – masing bidang materi tersebut,” jelas Amrul.

Selain kelas kompetensi online, PW IPM Sulawesi Tengah juga membuka ruang diskusi dan Seminar Nasional yang diikuti oleh kader IPM seIndonesia. Ruang diskusi online ini adalah sarana berdiskusi dan berbagi antar kader IPM seIndonesia.

“Kami telah launching kelas kompetensi dan ruang diskusi online ini sejak bulan April 2020 dan telah banyak peserta yang mendaftar baik dari kawasan Sulawesi Tengah maupun seluruh Indonesia. kami berharap kegiatan ini dapat mengisi waktu para pelajar sehingga tetap produktif di tengah pandemi ini. Dalam waktu dekat Insya Allah kami akan launching project seminar Nasional online, dan sebagai antisipasi dari wacana kebijakan “new normal life” yang akan diberlakukan pemerintah. Kami juga sedang mencanangkan project pembuatan aplikasi android yang berisi pedoman pelajar dalam menghadapi kebijakan new normal life tersebut,” demikian Amrul.(fdl)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.