Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Insan Pemasyarakatan Harus Jadi Panutan dan Teladan

PALU-Lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham), dan Mars Pemasyarakatan dinyanyikan dengan kompak dan penuh semangat pada pembukaan seminar yang dilaksanakan Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (Ipkemindo) Wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) di aula Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Sulteng, Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Palu Selatan, Sabtu (28/9).

Seminar yang mengangkat tema Fungsi Asesmen dalam Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan ini dihadiri Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng yang diwakili Kepala Divisi (Kadiv) Administrasi Kanwil Kemenkumham Sulteng, Drs Manus Johnly SH MH, hadir juga Kadiv Pemasyarakatan, Suprapto BcIP SH MH, Kadiv Pelayanan Hukum dan HAM, Anggoro Dasananto SH, serta para pejabat pengawas dan Kepala UPT seKota Palu.

Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng yang diwakili Manus Johnly menyampaikan mengemban tugas sebagai insan pemasyarakatan adalah amanah yang tidak mudah. Insan pemasyarakatan sebut Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng harus dapat menjadi panutan, teladan, dan contoh bagi warga binaan agar menjadi lebih baik.

 

KOMPAK : Unsur pejabat Kanwil Kemenkumham Sulteng bersama pengurus Ipkemindo Wilayah Sulawesi Tengah foto bersama usai pembukaan kegiatan seminar di aula Kanwil Kemenkumham Sulteng, Sabtu (28/9). (FOTO : SAFRUDIN/RADAR SULTENG)

 

“Saya sangat bangga kepada Bapak Ibu sekalian jika sampai dengan saat ini dapat menjaga amanah tersebut dengan baik,” ucap Manus Johnly membacakan sambutan Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng.

Sebagai pegawai yang berada di bawah naungan Kemenkumham lanjutnya ada tiga hal yang harus menjadi perhatian dan terpatri di dalam diri masing-masing.

“Seperti yang sering Bapak Menteri ingatkan, hanya 3, yaitu integritas, integritas, dan yang terakhir adalah integritas,” tegasnya.

Ketua Ipkemindo Wilayah Sulteng, Ferry Lapalulu SH tujuan kegiatan ini untuk memperoleh informasi mengenai informasi fungsi asesmen dalam revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan. Selain itu dengan adanya seminar ini sambung Ferry, diharapkan meningkatkan kapasitas peserta dalam memahami asesmen dalam revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan, serta mampu  menggunakan instrumen asesmen dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pembimbing kemasyarakatan dalam revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan. Seminar ini kata Ferry sangat penting bagi insan pemasyarakatan sebab yang terpenting bagi pembinaan pemasyarakatan ialah asesmen dan pembuatan penelitian kemasyarakatan (Litmas).

“Kita akan berusaha, agar semua PK mampu untuk melaksanakan semua tugas-tugas pemasyarakatan seperti penelitian kemasyarakatan, asesmen untuk narapidana dan tahanan,” pungkasnya. (saf)

 

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.