Ini yang Melatarbelakangi Oknum Warga Palu Aborsi dan Buang Bayi

- Periklanan -

PALU – Kasus aborsi maupun tindakan membuang bayi masih terus terulang di Kota Palu. Yang terakhir warga di Kelurahan Taipa menemukan mayat bayi yang dibuang di dalam sebuah tas.

Dinas Pemberdayaan, Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Palu menilai ada beberapa faktor yang melatarbelakangi kasus pembuangan bayi, seperti hamil diluar nikah atau dari hasil perselingkuhan.

- Periklanan -

Kepala DP3A Kota Palu, Irmayanti Petalolo mengatakan sebagian besar kasus pembuangan bayi ini dipicu dari hubungan yang tidak resmi dan faktor ekonomi. “Yang kami imbau, kami melakukan upaya mensosialisasikan agar tidak melakukan perkawinan usia dini. Artinya bahwa, secara undang-undang perkawinan anak ini tidak boleh,” bebernya, belum lama ini.

Guna mencegah hal tersebut, DP3A kata Irmayanti juga telah melakukan sosialisasi penguatan nilai-nilai keluarga. Dengan dilakukannya penguatan itu, dia menyakini kasus pembuangan bayi tidak akan terjadi lagi. “Kalau nilai-nilai keluarga itu diperkuat, ada perhatian orang tua kepada anaknya agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas,” sebutnya. (win)

Selengkapnya di Koran Harian Radar Sulteng Edisi Selasa 8 Juni 2021

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.