Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Indonesia dan Malaysia Bangsa Serumpun Senasib Sepenanggungan

PALU-Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tengah (Sulteng), H Rusman Langke, didampingi Kepala Bidang (Kabid) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, H Moh. Ramli, dalam sambutanya pada kegiatan penyerahan Huntara, masjid, dan dapur umum kepada warga Kelurahan Duyu, Jumat kemarin (6/9), menyampaikan terimakasihnya kepada pemerintah dan masyarakat Malaysia, atas segala bantuan yang diberikan. Acara ini dihadiri pula oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Camat Tatanga, dan Lurah Kelurahan Duyu.

“Indonesia dan Malaysia adalah bangsa serumpun, olehnya pemerintah dan masyarakat Malaysia merasa senasib sepenanggungan dengan saudaranya yang terkena musibah yang terwujud dalam bantuan riil berupa pembangunan rumah ibadah dan hunian sementara (huntara), “ kata Rusman Langke.

Sementara, dalam prosesi kegiatan penyerahan Huntara, masjid, dan dapur umum lengkap kepada warga Kelurahan Duyu dari Mapim (Malaysian Consultative Council of Islamic Organization), sebuah lembaga amal muslim yang getol membantu korban kebencanaan, semua tim Mapim dihadiahi Siga, dan tim merasa bangga dan terhormat datang ke Palu, yang dipimpin ketua pegawai eksekutif Mapim, Achmad Zani.

Pemasangan Siga kepada tamu dari Malaysia merupakan simbol adat yang menunjukan penghormatan dan simbol persaudaraan bahwa tamu yang disambut itu adalah telah dianggap sebagai saudara. Selanjutnya, persaudaraan serumpun itu diperkuat lagi saat salat Jumat bersama di masjid yang dibangun Mapim.

“Semoga masjid dan Huntara di perkampungan ummah Malaysia yang dibangun ini dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, dan meringankan beban hidup yang dialami oleh saudara-saudara yang terkena bencana, “ tandas Kakanwil H Rusman Langke.(mch)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.