Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Imigrasi Palu Deportasi Dua WNA Cina

Visa Kunjungan Digunakan Bekerja di Palu

PALU-Pelaku usaha yang melakukan pelanggaran kembali kedapatan. Kali ini dilakukan Feima Indo Jaya, salah satu produsen plastik, di Kecamatan Tawaili, Kota Palu. Feima Indo Jaya kedapatan mempekerjakan 2 Warga Negara Asing (WNA) asal China dengan visa kunjungan. Keduanya diketahui bernama Li Gaohui dan Wu Xiankai. Saat mendapati 2 WNA dengan visa kunjungan, namun melakukan aktivitas bekerja, pihak Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Palu langsung bergerak cepat dan mendeportasi kedua WNA itu.

Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Intelijen Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Palu, Adam Setiawan SH menyebut, 2 WNA asal China yang dipekerjakan di Feima Indo Jaya itu sudah dideportasi Minggu (11/8) lalu.

“Dari manajemen perusahaan sempat melakukan pembelaan. Dia beralasan bahwa 2 orang itu adalah keluarganya. Dan dia datang dari China hanya untuk jalan-jalan. Tapi bukti yang kita temukan di lapangan tidak seperti itu. Karena kami punya informan juga di situ dan bukti-buktinya ada mereka melakukan kegiatan kerja,” jelas Adam Setiawan ditemui di ruang kerjanya, kemarin (2/9).

Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA) kata Adam bisa saja dilakukan asalkan mematuhi aturan yang berlaku dan tidak melanggar aturan. Dia mengimbau agar perusahaan yang mempekerjakan TKA agar mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan mengurus Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) serta Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) baru selanjutnya mengajukan permohonan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS).

“Jika tidak memenuhi aturan, kita akan ambil tindakan pendeportasian,” pungkasnya. (saf)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.