alexametrics Ikut Marathon , Gowes hingga Jadi Mandor Proyek – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Ikut Marathon , Gowes hingga Jadi Mandor Proyek

Kunjungan Gubernur Jateng di Kota Magelang

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bertandang ke Magelang untuk mengikuti serangkaian acara Borobudur Marathon 2021, Sabtu (27/11/2021). Usai melepas para elite race melakukan perlombaan pukul 06.00 WIB, ia kemudian gowes keliling Magelang menjalankan tugasnya sebagai mandor untuk mengecek sejumlah proyek pembangunan kawasan Borobudur.

Sebelumnya, Ganjar telah meminta izin kepada Menko Marinvest, Luhut Binsar Pandjaitan untuk menjadi mandor proyek strategis nasional itu saat awal pembangunan. Kawasan itu memang ditata sedemikian rupa sejak beberapa tahun lalu untuk menjadi salah satu dari berbagai destinasi wisata unggulan yang disiapkan pemerintah pusat menjadi Bali baru di Indonesia.

Ganjar tampak totalitas menjalankan tugasnya. Bahkan, rintik hujan pun tak menyurutkan semangat mantan anggota DPR RI ini untuk mengecek sejumlah tempat, di antaranya gerbang Selamat Datang Kembanglimus, melintas di Gerbang Selamat Datang Blondo, dan beberapa proyek lain.

“Saya keliling melihat beberapa bangunan yang menjadi proyek strategis nasional. Alhamdulillah, pekerjaan sudah mulai menunjukkan hasil,” kata Ganjar.

Di sejumlah lokasi proyek, bangunan-bangunan fisik mulai berdiri. Selain itu, kesiapan masyarakat juga sudah mulai terlihat, baik di desa wisata maupun UMKM.

“Di kiri kanan sudah mulai ada bangunan yang dibuat. Mudah-mudahan akan bisa menjadi satu pelengkap untuk nanti kita melihat kecantikan Borobudur. Saya lihat sebentar lagi semuanya selesai,” ujarnya

Beberapa waktu lalu, Ganjar juga telah berkeliling untuk mengecek pembangunan kawasan Borobudur. “Sebagai mandor, saya harus melihat perkembangan-perkembangan pembangunan yang ada di sini. Dan saya masih akan melihat yang lain lagi,” ungkap Ganjar.

Tak hanya di proyek, Ganjar juga menyambangi sejumlah pelaku UMKM di sekitar lokasi pembangunan. Salah satunya Pandu (46) yang memiliki usaha kerupuk telur asin yang berlokasi di Danurejo, Mertoyudan, Magelang. “Puji Tuhan, saya nggak nyangka beliau berkenan hadir ke tempat saya ini. Datang langsung memberikan suport ke kami. Rasanya senang sekali,” tutur Pandu.

Ia menyebut, sudah dua tahun menggeluti industri pembuatan kerupuk telur asin. Usahanya pun semakin maju karena peminat yang cukup banyak. “Omzetnya cukup untuk memenuhi kebutuhan, buat bayar karyawan. Semoga ke depan semakin baik lagi,” pungkas Pandu.

Perkembangan desa wisata rupanya tak luput dari perhatian Ganjar. Di hari itu, ia juga meresmikan kolam renang dan melakukan penanaman bibit pohon di kebun buah milik Bumdes Desa Banjarnegoro, Magelang. Bantuan Dua Ton Cat, Percantik Nepal Van Java.

Bantuan dua ton cat juga digelontorkan Ganjar pada Minggu (28/11/2021) untuk membantu mempercantik kawasan Dewa Wisata Nepal Van Java di Dusun Butuh, Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jateng. “Ini bisa dimanfaatkan, ya, untuk mempercantik Nepal Van Java biar lebih warna-warni, dan kalau difoto pasti tambah bagus,” kata Ganjar usai menyerahkan bantuan kepada Kepala Dusun Butuh Lilik Setiawan.

Kepada Lilik, Ganjar tidak hanya berpesan soal penataan fisik bangunan di Desa Wisata Nepal Van Java. Namun, orang nomor satu di Jateng itu juga berpesan agar melakukan penataan lainnya, seperti peningkatan pelayanan, kebersihan, dan keramahan pada wisatawan yang berkunjung.

“Kalau bisa masyarakat diajari, kamar-kamar mereka ada yang bisa dijual sehingga wisatawan bisa menginap di sana,” kata Ganjar.

Ia menambahkan, perlu juga dilakukan pelatihan dan meningkatkan pelayanan. “Lakukan pelatihan. Kalau butuh modal bisa minta Bank Jateng. Pelayanan ditingkatkan, jangan lupa kebersihannya harus dijaga,” pesannya.

Lilik menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Bantuan itu akan digunakan untuk memperindah Nepal Van Java, terutama rumah-rumah warga yang belum dicat. “Karena secara jumlah, dusun kami itu luas dan rumah warga banyak. Jadi, selama ini ada yang belum kebagian semua. Insyallah dengan bantuan ini, seluruh rumah warga di sana bisa dicat agar makin cantik,” ujarnya. (*/agg)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.