IKM Palu Dimagangkan ke Magelang dan Tasik

- Periklanan -

PEMBEKALAN: Kadis Perindagkop Kota Palu Farid Rifai (tengah) di dampingi Kabid Perindustrian Firman (kanan) dan pendamping dari Balitbangda saat memberikan pengarahan kepada pelaku IKM calon peserta magang, Rabu (1/3). (Foto: Arwansyah)

PALU-Program pengembangan 10 komoditi unggulan mulai dijalankan Pemkot. Salah satu item kegiatannya adalah peningkatan Sumber Daya manusia (SDM) para perajin. Dalam rangka itu, Sabtu (4/3) pekan ini sebanyak enam orang perajin batu alam akan dimagangkan pada industri pengolahan batu alam di Magelang, Jawa Tengah.

Setelah keenam perajin yang berasal dari Kelurahan Kabonena, Donggala Kodi, Balaro dan Duyu tersebut, akan menyusul 4 orang perajin daun silar. Tapi tempat magang yang berbeda, yakni di Tasikmalaya, Jawa Barat. Keempat perajin tersebut berasal dari Kelurahan Kayumalue Ngapa dan Kelurahan Lambara, Kecamatan Palu Utara.

Sepuluh orang perajin yang akan mengkuiti kegiatan magang tersebut kemarin (1/3) mengikuti pembekalan di aula Kantor Disperindag Kota Palu, jalan S Parman, Palu Timur. Kegiatan pembengkalan dipimpin oleh Farid Rifai, Kadis Perindag Kota Palu. di dampingi Firman, Kabid perindustrian.

- Periklanan -

“Saya berharap peserta magang memiliki semangat dan kemauan belajar.  Nantinya, keuntungan yang didapatkan setelah pelatihan bukan untuk saya tapi untuk perajin sendiri,” ujar Farid Rifai dalam sambutannya.

Menurut dia, daerah ini memiliki sumber daya alam yang sangat beragam dan melimpah. Kekurangan yang dimiliki SDM di daerah ini adalah kemampuan mengolah berbagai potensi sumber daya alam tersebut agar memberi manfaat.

Dengan mengikuti program magang diharapkan para perajin bisa mengolah berbagai sumber daya alam yang ada tersebut memiliki nilai jual yang lebih baik. Sebagai contoh daun silar, dengan tangan-tangan terampil bisa diolah menjadi  berbagai produk yang memiliki nilai jual tinggi seperti dompet, sendal dan tikar.

“Karena itu saya berharap peserta magang benar-benar serius untuk belajar.  Untuk biaya-biaya seperti biaya transpor semua kami tanggung. Kami juga sediakan uang saku,” sebutnya. (ars).

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.