IKIB Buol di Palu Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran Tolitoli

- Periklanan -

PALU-Pengurus Besar (PB) Ikatan Keluarga Indonesia Buol (IKIB) yang berkedudukan di Kota Palu, sebagai basis utamanya, menerima bantuan dari berbagai pihak terutama warga Buol yang ada di Kota Palu dan sekitarnya, yang juga tergabung sebagai anggota IKIB.
Pengumpulan berbagai materi sumbangan dari warga Buol melalui IKIB, dipusatkan di Sekretariat IKIB di Jln. Garuda Lr. Mandala No. 5 Kota Palu.

Amatan media ini, sudah banyak warga Buol yang datang memberikan bantuannya, dan mengantar langsung ke Sekretariat PB IKIB sebagai titik kumpul. Bahkan sejak terjadinya peristiwa kebakaran yang membumihanguskan sekitar 400-an rumah warga di lingkungan Empang Kelurahan Sidorajo Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli, kerukunan IKIB ini sudah bergerak dan mengimbau warga/anggotanya di mana saja berada untuk peduli warganya yang sebagian merupakan turunan suku Buol di lingkungan Empang tersebut.

“ Kami sudah melakukan penggalangan dana dan berbagai pakaian layak pakai, makanan, dan obat-obatan, sejak peristiwa kebakaran itu terjadi di Tolitoli, “ kata Suwarsono Basiro, salah seorang pengurus PB IKIB yang kini menjadi relawan aktif peduli kemanusiaan kepada Radar Sulteng, Rabu (4/2).

- Periklanan -

Dijelaskannya, saat ini keluarga besar PB IKIB bahu membahu menggalang dana, hingga beberapa pengrus PB IKIB termasuk Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB IKIB, Abdullah Kawulusan memimpin sebuah tim untuk mengantar sendiri bantuan yang sudah digalang itu ke Tolitoli.

“ Baru saja pak Sekjen kami, bapak Abdullah Kawulusan memimpin tim relawan kemanusiaan PB IKIB membawa bantuan yang kami galang beberapa hari ini, “ jelas Suwarsono, yang juga adalah salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) ini.

Setelah bantuan gelombang pertama dikirim, akan menyusul lagi gelombang bantuan yang kedua, kemudian berikutnya lagi, sampai warga yang menjadi korban kebakaran massal itu kembali menjalani kehidupannya seperti sedia kala, mendapatkan pemukiman yang baru, dan kembali nyaman menata kehidupannya kelak.

“Kami tetap akan menggalang bantuan terus menerus, tidak berhenti. Hingga saudara-saudara kami itu kembali menikmati hidupnya seperti sediakala. Harapannya memiliki rumah yang layak, dan sejahtera kembali, “ pungkasnya.(mch)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.