IKA-Untad dipimpin oleh Tujuh Orang Presidium

- Periklanan -

PIMPIN MUBES : Mubes VI IKA Untad itu, dipimpin oleh tiga orang presidium yakni Ir Gurfan Ahmad, H Lukman Said SPd dan Muhammad Lahay SE DI Ballroom Hotel Mercure Palu. (Foto: Humas Untad)

PALU- Universitas Tadulako (Untad) Senin lalu (14/2) menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke-VI Ikatan Keluarga Alumni (IKA). Kegiatan tersebut dilangsungkan di Ballroom Hotel Mercure Palu.

Mubes VI IKA Untad itu, dipimpin oleh tiga orang presidium yakni Ir Gurfan Ahmad, H Lukman Said SPd dan Muhammad Lahay SE.

Dari kegiatan tersebut terpilih tujuh orang presidium memimpin IKA Untad priode 2017-2021. Tujuh orang itu diharapkan agar IKA-Untad dapat lebih memperkuat eksistensi anggota IKA-Untad. Selain itu IKA Untad harus memaksimalkan kerja-kerja nyata dalam membangun daerah.

Tujuh orang presidium terpilih yakni Dr Eko Joko Lelono MSi, Dr Muhd Nur Sangadji DEA, Dr Ir Sagaf MP, H Lukman Said SPd, Arifin Sunusi SH, Drs Tarif Siara, dan Muh Rizal Abd Rauf ST MSi.

- Periklanan -

Salah seorang presidium terpilih, H Lukman Said,  menyampaikan bahwa dalam waktu satu bulan ke depan, tujuh orang presidium akan menyelesaikan struktur kepengurusan. Selanjutnya, sesuai program kerja yang telah dibahas, dalam waktu enam bulan, minimal sudah terbentuk pengurus cabang di 12 kabupaten dan satu kota di Provinsi Sulawesi Tengah.

“Satu bulan ini, kami bertujuh akan bekerja untuk merampungkan struktur kepengurusan. Demikian pula dengan pembentukan pengurus cabang di kabupaten dan kota. Bahkan, target kami, dalam periode ini, pengurus cabang juga akan dibentuk di beberapa provinsi lain karena alumni Untad ini tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Dukung kami, dan mari bersama-sama bekerja demi kemaslahatan daerah, bangsa, dan negara,” jelas H Lukman Said.

Lanjutnya, juga disepakati bahwa tujuh orang presidium IKA-Untad akan dibantu oleh Direktur Eksekutif dan Kepala Staf Kesekretariatan dalam menjalankan roda organisasi.

Adanya tujuh presidium IKA-Untad itu sendiri merupakan model baru dalam pola kepemimpinan di IKA-Untad. Sebelumnya, IKA-Untad menggunakan model kepemimpinan dengan menempatkan ketua umum. Namun, model itu berubah seiring berubahnya AD-ART IKA-Untad yang dibahas dalam rapat pleno beberapa komisi pada siang hari atau sesaat sebelum pemilihan pimpinan digelar.

Alasan yang mengemuka, dengan dipimpin oleh tujuh orang presidium, roda organisasi IKA-Untad diharapkan dapat berjalan dengan semestinya. Hal ini agar program kerja yang telah dicanangkan dapat diwujudkan dalam satu periode kepemimpinan. (*/jcc)

 

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.