Ibu Bakar Putrinya, Divonis Mati

- Periklanan -

Pakistani Hassan Khan shows a picture of his wife Zeenat Rafiq, who was burned alive, allegedly by her mother, on a mobile phone to media at his home in Lahore, Pakistan Wednesday, June 8, 2016. A Pakistani woman was arrested Wednesday after dousing her daughter with kerosene and burning her alive, allegedly because the girl had defied her family to marry the man, Hassan Khan, who she was in love with, police said. (AP Photo/K.M. Chaudary)

PENGADILAN di Pakistan Senin (16/1) kemarin menjatuhkan vonis hukuman mati kepada Parveen Bibi, seorang ibu yang membakar putrinya hingga tewas.

Dalam persidangan, Parveen mengaku membakar Zeenat Rafiq, putrinya, pada bulan Juni 2016 karena menikah tanpa persetujuan keluarga.

- Periklanan -

Zeenat (18 tahun) kawin lari dengan Hassan Khan. Rumah tangga Zeenat-Hassan hanya berusia seminggu sebelum dia ditemukan ibunya, lalu dibakar hidup-hidup.

Seperti dilansir dari The Himalayan Times, selain Parveen, pengadilan juga menjatuhkan vonis penjara seumur hidup kepada Anis, saudara Zeenat.

Anis terbukti ikut serta membunuh korban. Anis lah yang memukuli korban lalu membantu ibunya menyiramkan minyak ke tubuh Zeenat.

Setelah korban tewas, tidak ada anggota keluarganya yang mengambil jenazahnya. Sang suami yang akhirnya mengetahui kejadian tersebut lalu mengambil jasad korban, memakamkan istrinya tercinta pada malam hari. (adk/jpnn)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.