Hutan Kota di Bukit Jabal Nur 65 Hektar Mulai Dibangun

- Periklanan -

GUSUR: Dengan menggunakan alat berat buldoser, pembangunan hutan kota mulai dilakukan. (Foto: Mugni Supardi)

PALU – Kawasan sekitar bukit jabal nur Kecamatan Mantikolore Kota Palu akan dibangun kawasan hutan kota dengan rencana luar area pembangunan sekitar 65 hektar.

Kepala Satuan Kerja Penataan Bangunan dan Lingkungan (PBL) Dinas Cipta Karya Perumahan dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Tengah, Aksa Mardani. ST, mengatakan, sesuai dengan usulan dari Pemerintah Kota Palu, di lahan kosong sekitar dari Jalan Soekarno Hatta, Jalan Hangtua sampai Jalan Jabal Nur akan dibangun kawasan hutan kota. “Kami sudah berkoordinasi terkait kepemilikan lahannya,” kata Aksa Mardani, Senin (20/3).

Untuk lahannya sendiri, kata Aksa sesuai dengan hasil koordinasi dengan Pemkot Palu dan pihak Dinas Kehutanan Provinsi bawah lahan tersebut merupakan lahan milik pemerintah Provinsi, sehingga tidak ada masalah untuk proses pembangunan taman hutan kota. “Sebenarnya dari tahun 2015 kami usulkan anggarannya dari APBN untuk pembangunan hutan kota. Hanya saja saat itu kami masih ragu dengan kepemilikan lahan. Karena status tanahnya sudah jelas jadi tidak ada masalah lagi untuk pembangunannya,” ujarnya.

- Periklanan -

Menurut Aksa, untuk pembangunkan hutan kota sebelumnya Pemkot Palu mengirimankan surat ke pemerintah provinsi dalam hal ini Dinas Kehutanan Provinsi sebagai pemilik lahan untuk dibangun hutan kota. Dari Gubernur Sulteng memberi kesempatan kepada Pemkot Palu untuk membangun hutan kota tersebut.  Konsep hutan kota kata Aksa lagi, merupakan hutan kota aktif, atau hutan ruang publik.

Aktif artinya didalamnya ada aktivitas masyarakat menjadi seperti taman kota. Akan dibangun area parkir pengunjung, tempat kuliner lokal, ada tempat olahraga seperti jogging track, jalan lingkar khusus sepeda. Kemudian ada kolam, ada penangkaran burung, ada gazebo. “Jadi konsepnya lebih pada kawasan hijau dan ruang publik,” jelasnya.

Ditanya anggaran yang akan digunakan untuk pembangunan hutan kota ? Aksa menjelaskan untuk pembangunan hutan kota dibagi dua spot pembangunan yakni dari pihak PBL akan menggunakan dana APBN sekitar Rp 4,5 miliar. Sementara untuk pembangunan dari Pemkot Palu menggunakan dana dari APBD Kota yang nilainya belum diketahui.

Masih menurut Aksa Mardani, konsep hutan kota yang akan dibangun di Kota Palu, perpaduan antara konsep hutan kota yang ada di luar negeri dan yang ada di dalam negeri. Akan didesain dari IPB dan akan ada pentataan dan penanahan sejumlah pohon-pohon pelindung. “Jadi pembagunannya bertahap menyesuaikan dengan anggaran yang ada. Sekarang tahap awal sudah mulai penggusuran lahan,” (ron)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.