Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

HUT GPID Koinonia Palu; Persekutuan Harus Terus Dimaknai

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

RAYAKAN HUT : Pegurus Jemaat GPID KOINONIA Palu, saat perayaan HUT di gereja GPID Koinonia, Jalan Tangkasi Palu, Minggu emarin. (Foto: Sugianto)

PALU – Jemaat GPID Koinonia Palu, merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 tahun berdirinya GPID Koinonia Palu, Minggu (12/2). Perayaan pertama kali ini dilaksanakan secara sederhana yang di awali ibadah bersama mejelis jemaat harian dengan seluruh undangan yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus.

Ada pesan kedamaian yang disampaikan pada perayaan HUT yang diberi tema “dari samudera raya bumi engkau akan menaikan aku kembali,” seperti yang tertua di sub tema yakni “Sukacita perayaan HUT 1 jemaat terpanggil untuk menjaga kebersamaan dan persaudaraan yang rukun dan damai serta semangat mengembangkan misi yang holistik.

Ketua Jemaat GPID Koinonia Palu, Pnt Agustinus S Pailan ST, menjelaskan koinonia yang berarti persekutuan harus terus dimaknai dalam bentuk jalinan persekutuan dalam bingkai kebersamaan dan persaudaraan yang rukun serta damai, karena dengan demikian akan tercipta saling keterkaitan dalam menjalankan misi pelayanan.

“Kita hidup dibingkai dengan persaudaraan sehingga kita sebagai manusia harus rukun serta damai,” ucapnya.

Dikatakan bahwa jemaat yang ada di GPID Koinonia merupakan bagian dalam masyarakat yang ada di Kota Palu. Karena itu dalam rangka merayakan HUT yang pertama ini kami mengambil bagian dalam menunjang program pemerintah khususnya di bidang ke pendudukan.

“Ada kerja sama antara GPID Koinonia dan Dinas Kependudukan Kota Palu, dimana pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil datang melayani jemaat dengan pembuatan kartu keluarga dan serta akte pencatatan sipil,” jelasnya.

Ditambahkan bahwa GPID Koinoni Palu merupakan pemekaran dari Jemaat GPID Manunggal Palu yang secara resmi berdiri sebagai jemaat yang mandiri 9 Februari 2016 lalu. “Saat itu kondisi bangunan gereja masih kurang lebih 40 persen, dan halam belum tertata rapi,” kenangnya.

Menurutnya dengan berbagai pergumulan dan tantangan yang berat dengan sukacita memberi diri dalam menunjang penyelesaian gedung gereja sehingga saat ini bangunan sudah mencapai 60 persen. GPID Jemaat Kononia saat ini berjumlah 176 KK dengan 652 jiwa tersebar di lima kolom dan dilayani seorang pendeta jemaat sebanyak empat orang,” sebut Pnt Agustinus. (egi)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.