Honor Peserta Padat Karya Februari-Maret belum Dibayar

- Periklanan -

Ilustrasi Peserta Program Padat Karya membersihkan trotoar jalan di dalam kota Kalu beberapa waktu lalu. (Foto: Mugni Supardi)

PALU – Beberapa anggota padat karya yang ada di Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, mengeluhkan honor atau insentif mereka yang belum kunjung dibayar Pemkot Palu, selama dua bulan yakni Februari dan Maret.

“Tidak tahu, kapan honor kami yang bulan Februari dan Maret 2017, dibayarkan oleh pemerintah kota,” aku salah seorang anggota padat karya kelompok II di Kelurahan Talise baru-baru ini, yang meminta namanya tidak dikorankan.

Dia juga heran, kenapa pembayaran honor anggota padat karya kerap lambat. “Kemarin-kemarin (beberapa bulan sebelumnya), kasus seperti ini juga terjadi. Ini lagi di tahun 2017, masih juga terulang,” kesalnya.

- Periklanan -

Lanjut dia, padahal honor padat karya itu sendiri sudah dikurangi setengahnya dari sebelumnya yang mencapai Rp500 ribu/bulan. “Honor kami sekarang sudah sedikit. Kenapa masih juga lambat dibayarkan. Kami kerja untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Bagi kami, uang itu sangat menopang kebutuhan keluarga,” tuturnya dengan nada sedih.

Hal serupa juga diakui salah seorang anggota padat karya kelompok III Kelurahan Talise. “Kami berharap agar honor kami segera dibayarkan,” kata perempuan tersebut yang juga meminta namanya tidak dipublikasikan.

Dikonfirmasi Radar Sulteng terkait keluhan anggota padat karya Kelurahan Talise, Kepala Dinas Sosial Kota Palu, Drs Nursalam menjelaskan, terkait belum terbayarnya honor atau insentif anggota padat karya Talise selama dua bulan, itu dikarenakan terkendala beberapa prosedur. “Masih dalam proses. Sabar, honor mereka tetap dibayarkan. Dan rencananya, berhubung sudah dua bulan berjalan honor mereka belum dibayar, maka pembayarannya akan kami rapel, dibayarkan sekaligus dua bulan,” ujarnya.

Pihaknya meminta maaf karena belum dibayarnya honor anggota padat karya Talise. “Tetapi usahakan secepatnya honor mereka. Kami pun tidak ada niat untuk menghambat atau memperlambat pembayaran honor,” ujar Nursalam. (sur)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.