Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Hmmmm… Blangko e-KTP Habis Lagi

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Ilustrasi e-KTP. (Foto: Mugni Supardi)

PALU– Sepertinya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palu kembali harus mengeluarkan Surat Keterangan Perekaman (SKP), kepada pemohon e-KTP. Pasalnya, sejak Senin (24/7) pekan ini, blangko e-KTP kembali habis. 5.000 blangko yang disediakan beberapa bulan lalu, habis.

Kepala Disdukcapil Kota Palu, Burhan Toampo, mengatakan jumlah daftar tunggu meningkat. Sementara blangko yang diterima Kota Palu hanya 5.000 keping. “Daftar tunggu lebih dari jumlah blangko yang disediakan, belum lagi pemula,” ujarnya kemarin (27/7).

Sementara itu, rencananya blangko baru akan dipesan pada Senin pekan depan, sebanyak 10.000 keping. “Insya Allah bisa terpenuhi semua dan semua masyarakat sudah memiliki e-KTP,” ujarnya.

Kata Burhan, Disdukcapil saat ini lebih mengutamakan daftar tunggu atau pemohon yang sudah melakukan perekaman dengan pemula. Sementara e-KTP yang rusak atau hilang, untuk saat ini hanya akan diberikan SKP. “SKP itu berlaku sama seperti dengan e-KTP,” terangnya. Terpisah, Kepala Disdukcapil Provinsi Sulawesi Tengah, Abdul Haris Jotolembah mengatakan, habisnya blangko bukan hanya terjadi di Kota Palu tetapi hampir di seluruh kabupaten yang ada di Sulteng. Walupun ada stoknya hanya sedikit, sehingga pihaknya mengimbau agar kepala dinas yang ada di kabupetn dan kota segera menyurat, berapa jumlah permintaan blangko.

Haris menyebutkan, Disdukcapil provinsi tidak mengetahui berapa blangko yang dibutuhkan di seluruh Sulteng, jika disdukcapil di setiap kabupaten tidak menyurat. Karena menurutnya, Disdukcapil provinsi sebagai perantara jika hendak meminta blangko.

“Blangko e-KTP yang ada di pusat saat ini ada 500 ribu blangko. Jika tidak dikejar maka akan kalah dengan Jawa, saya sudah minta dan mereka bilang akan disediakan sesuai permintaan,” sebutnya.

Saat ini hampir seluruh kabupaten dan kota blangko habis, pihaknya juga sudah memberikan imbauan kepada seluruh kabupaten dan kota agar segera menyurat, agar blangko cepat diminta sehingga e-KTP bisa cepat dicetak.

“Saat ini, harus ada dasar untuk meminta blangko. Sebab Dirjen sangat berhati-hati mengeluarkan blangko, karena kasusnya sedang bergulir, maka dari itu tidak heran balngko sering habis, selain gratis juga karena kehati-hatian pusat mengeluarkan blangko hanya sesuai permintaan,” jelasnya. (umr/jcc)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.