Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Hitungan Jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan Ke Ahli Waris

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818



PALU – Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah menyerahkan santunan ke ahli waris korban kecelakaan lalu lintas dalam hitungan jam.
Hal ini disampaikan Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah, Suryadi, Pada 2 Juni 2021 lalu, kami menyerahkan santunan kepada ahli waris dalam hitungan jam. Saat itu petugas kami mendapat info bahwa terjadi kecelakaan lalu lintas atas nama Mastan pada tanggal 30 Mei 2021 di Jalan Guru Tua, Kabupaten Sigi yang ditabrak oleh pengendara sepeda motor. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Samaritan dan telah dijamin oleh Jasa Raharja. Setelah itu, korban dirujuk ke rumah sakit undata pada tanggal 31 Mei 2021. Petugas kami kemudian memperoleh informasi duka yang mendalam bahwa korban telah meninggal dunia pukul 6 pagi dan jenazah dibawa ke Buol. Siangnya, Petugas Jasa Raharja proaktif melakukan survei ahli waris, dan di hari yang sama santunan diserahkan sebesar Rp50 juta kepada ahli waris yang sah”.
Lebih lanjut Suryadi menyampaikan, Jasa Raharja tidak mengurangi tanggung jawabnya dalam menyerahkan santunan kepada yang berhak meskipun saat ini Indonesia masih dalam situasi pandemi Covid-19. Kami terus memberikan pelayanan terbaik, cepat, tepat dan mudah kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas jalan dan angkutan umum. Sampai dengan Mei 2021, Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah telah menyerahkan santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan dan angkutan umum sebesar Rp.9,9 Miliar. Penyerahan santunan ini mengalami penurunan sebesar 17,24% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya karena adanya peraturan pemerintah yang membatasi mobilitas masyarakat guna mencegah penyebaran pandemi Covid-19”.
Dan sampai dengan Mei 2021, rata rata penyerahan Santunan bagi korban meninggal dunia dapat diselesaikan dalam waktu 1 hari 14 jam. Selain itu, kontribusi biaya yang dibayarkan secara Overbooking (mekanisme penjaminan biaya perawatan rumah sakit) sebesar 93,39%. Artinya, sebagian besar jumlah korban yang terjamin Jasa Raharja tidak perlu mengeluarkan dana untuk membayar ke Rumah Sakit karena pihak rumah sakit yang langsung menagih biaya rawatan ke Jasa Raharja.
Dalam upaya meningkatkan pelayanan, Jasa Raharja juga melakukan penyerahan santunan dengan sistem cashless, dimana dana santunan meninggal dunia dan penggantian biaya rawatan langsung ditransfer ke rekening korban/ahli waris korban maupun pihak Rumah Sakit.
“Jasa Raharja telah bekerja sama dengan bank pemerintah sehingga pembayaran bisa dilakukan pada hari Sabtu/ Minggu/ hari libur,” ujar Suryadi.

Orang pertama di Jasa Raharja Sulteng menambahkan
Pihaknya terus  mengevaluasi pelayanan  secara periodik dan senantiasa beradaptasi dengan kondisi terkini, di mana seperti yang kita ketahui bersama bahwa kita semua dituntut untuk mengedepankan teknologi digital, namun tanpa mengurangi unsur human touch dan kualitas pelayanan. ”Sehingga diharapkan hak dan kewajiban masyarakat terkait asuransi Jasa Raharja dapat terpenuhi dengan baik” tutup Suryadi. (*/lib)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.