Hidayat Lamakarate Baru Kantongi Gerindra

Menyusul Partai Kedua PDIP 99 Persen

- Periklanan -

PALU-Tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dimulai lagi.
Setelah memasuki masa New Normal Covid-19, penyelenggara Pemilu, Komisi Pelihan Umum (KPU) melanjutkan tahapan pemilihan sejak Juni kemarin.

Beberapa kandidat bakal calon (Balon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng terus melakukan manuver untuk mendapatkan rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai poltik (parpol) masing-masing.

Sejauh ini, baru tiga pasangan balon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng yang memiliki dukungan parpol, meskipun sepenuhnya partai yang disasar belum diperoleh rekomendasi atau tandatangan ketua DPP. Ketiga pasangan itu adalah, pasangan pertama H. Rusdy Mastura-H. Makmun Amir, yang didukung sepenuhnya oleh Partai NasDem (tujuh kursi), dan partai kedua PKS empat kursi. Totalnya 11 kursi. Sudah cukup.

Pasangan kedua adalah, H. Anwar Hafid-Sigit Purnomo Said, telah mendapatkan dukungan dari Partai Demokrat (lima kursi), PAN (dua kursi), dan PPP (satu kursi). Bila ditotal, pasangan ini belum aman baru mencapai delapan kursi, minus satu kursi, berdasarkan komposisi kursi di DPRD Sulteng (45 kursi).

Pasangan ketiga, adalah H. Hidayat Lamakarate-Batholomeus, baru mengantongi Partai Gerindra (enam kursi), dan sedang menjajaki partai kedua yakni, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebanyak enam kursi. Bila dua partai ini jadi berkoalisi, maka total kursi pasangan ini adalah 12 kursi, atau sudah lebih tiga kursi dari sembilan kursi yang dipersyaratkan.
Menarik untuk disimak, ketiga pasangan ini terus berkomunikasi dengan DPP parpol yang belum memberikan dukungan ke tiga pasangan ini, termasuk juga ke Nurmawati Dewi Bantilan, yang sebelumnya didukung Golkar disebabkan Wati Bantilan adalah kader partai. Sesuai dengan keinginan Partai Golkar hanya ingin mengusung kader partai.

Pantauan Radar Sulteng, beberapa partai yang belum memberikan dukungan di antaranya adalah Partai Hanura, PKB, PBB, Perindo, dan PSI. Partai-partai ini masih melihat dan melirik kira-kira pasangan mana yang memiliki kans akan memenangkan pertarungan Pilkada serentak di Bumi Tadulako ini.

- Periklanan -

Misalnya, pasangan pertama Cudy-Makmun, juga terus memburu tandatangan PKB dan PDIP yang hingga kini belum memberikan kata pasti akan memberikan dukungannya ke pasangan ini. Di saat bersamaan pasangan ketiga, Hidayat Lamakarate-Bartholomeus justru sedang mencari dukungan PDIP dan ingin mendapatkan tandatangan Megawati Sukarno Puteri, sang ketua umum PDIP.

“Yah kalau kami, soal partai mana yang akan mendukung pasangan kami bapak Hidayat Lamakarate-Bartholomeus Tandigala itu baru satu partai yang sudah punya komitmen akan memberikan rekomendasi kepada kami, yaitu Gerindra. Sedangkan partai kedua yang akan mendukung adalah PDIP. Itu sudah 99 persen. Cuma semua inikan berpulang kepada DPP, karena setiap detik bisa berubah,” ujar Irwan B. Lappa, salah satu anggota tim pemenangan Hidayat-Bartholomeus kepada Radar Sulteng, Senin (6/7).

Irwan mengatakan, untuk mendapatkan rekomendasi dari PDIP, tim pemenangannya sudah mengikuti persyaratan-persyaratan dari PDIP. Mulai dari bawah yaitu, mendaftarkan diri di DPW PDIP Sulteng, mengikuti wawancara, memaparkan visi dan misi, dan disurvei. “Kami sudah mendaftarkan pasangan kami bapak Hidayat Lamakarete dan bapak Bartholomeus di PDIP mulai dari bawah. Semua prosesnya sudah diikuti,” ungkapnya.

Dijelaskan Irwan, timnya sudah merasa cukup dengan dua partai ini yang akan mendukung pasangan Hidayat Lamakarate-Bartholomeus Tandigala. Menurutnya, dengan dukungan Gerindra dan PDIP saja sudah cukup, 12 kursi.

“Kita bukan mencari banyak partai. Tetapi kalau sudah cukup kursinya, yah kita merasa sudah bisa mengusung pasangan kami ini, dan siap bekerja untuk memenangkan pasangan calon kami ini, “ ucapnya.

Yang pasti kata Irwan, pasangan Hidayat Lamakarate-Bartholomeus Tandigala telah bulat menyatakan tekadnya tetap akan maju di Pilkada serentak Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2020 ini.(mch)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.