Hasil Survei : Demokrat Urutan Kedua, Popularitas AHY Tiga Besar

- Periklanan -

JAKARTA – Elekabilitas Partai Demokrat bertengger pada angka 11,2 persen, berada di posisi kedua setelah PDI Perjuangan. Nama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono pun, masuk tiga besar popularitas tokoh politik di Indonesia.

Data tersebut merupakan hasil survey Lembaga Pendidikan, Penelitian, Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) periode 8 April hingga 15 April 2021 di 34 Provinsi, dengan jumlah responden 1.200 orang dan margin of error 2,8 persen.
Hasil survei ini disampaikan Peneliti LP3ES Erwan Halil, didampingi Direktur LP3ES Fajar Nursahid, hari Rabu (5/5) di Jakarta. Prof. Firman Noor dari LIPI hadir sebagai penanggap.

Disampaikan Fajar, imbas KLB ilegal yang menyerang Demokrat, berdampak pada tokoh kandidat Capres. Elektabilitas Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mencapai 8,8 persen, menjadikan AHY satu-satunya tokoh non pejabat publik yang masuk dalam lima besar tokoh nasional dengan elektabilitas tertinggi.

- Periklanan -

“Di atas AHY, elektabilitas tertinggi masih dipegang oleh Prabowo Subianto yakni Ketum Gerindra dan Menteri Pertahanan, dengan 16,4 persen, disusul oleh Gubernur DKI Anies Baswedan dengan 12,8 persen, lalu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 9,6 persen,” sebut Erwan.

Dibawah AHY adalah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan 7,5 persen serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, yang juga Waketum Gerindra, dengan 6,2 persen. Saat popularitas Ketua-ketua Umum partai politik di Senayan dibandingkan, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berada di urutan pertama dengan 27,6 persen, diikuti oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarno Putri (23,3 persen).

“Di luar dugaan, popularitas Ketua Umum PD AHY berada di posisi ketiga dengan 21,5 persen, diikuti Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (6,8 persen), dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (6,1 persen),” ujar Peneliti LP3ES.
Survei mengungkapkan alasan responden memilih parpol tertentu didorong oleh kebiasaan memilih partai tersebut (19,8 persen), visi-misi dan program partai (9,2 persen), peduli pada rakyat kecil (8,3 persen). Sedangkan untuk alasan memilih tokoh sebagai calon Presiden, survei mengungkapkan faktor berani berada pada urutan pertama (9,7 persen), diikuti oleh pengalaman (9,3 persen), merakyat (7,9 persen), cerdas dan memberi solusi (7,5 persen) serta berwibawa (6,1 persen).

Saat ditanya karakteristik politisi yang dianggap merakyat di mata pemilih, yang paling dominan adalah membela hak-hak rakyat di parlemen (34,9 persen), sering melakukan dialog dengan masyarakat (26,6 persen) dan sering berkumpul bersama masyarakat (21,7 persen). Alasan ini pula yang tampaknya membuat Partai Demokrat melejit elektabilitasnya, mengingat AHY giat menyambangi konstituennya di daerah-daerah. (agg)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.