Hari Raya Waisak, Momen Introspeksi Diri

- Periklanan -

PALU –  Perayaan Hari Raya Waisak 2561, yang jatuh pada hari ini, diharapkan lebih meningkatkan kepedulian sosial terhadap semua lapisan masyarakat. Tanpa memandang perbedaan suku, ras dan agama.

Demikian itu diungkapkan Kabid Bimas Buddha Kanwil Kemenag Sulteng Warsana SAg MPd. Menurut Warsana, peristiwa Waisak mengingatkan manusia untuk selalu mengintrospeksi diri serta memahami hakikat hidup.

“Hakikat hidup ini meliputi 3 fase, yakni muncul atau ada, berlangsung, dan kembali ke asalnya,” jelas Warsana kepada media ini kemarin (10/5).

- Periklanan -

Selain itu, Warsana juga menjelaskan, hari Raya Waisak harus bisa menyadarkan Umat Buddha bahwa kebersamaan hak dan kewajiban harus dipupuk terus, untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Kebersamaan hak dan kewajiban, harus dipupuk untuk mewujudkan masyarakat yang berbhineka,” terangnya.

Dalam kesempatan itu juga, Warsana menyampaikan selamat hari raya Waisak kepada seluruh umat Buddha serta bersama-sama membahagiakan seluruh makhluk hidup.

“Saya ucapkan selamat hari raya waisak. Semoga semua makhluk hidup berbahagia. Sadhu, sadhu, sadhu,” pungkasnya. (saf)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.