Harga Tiket Pesawat Mulai Naik Tak Terkendali

- Periklanan -

Ilustrasi

PALU – Terdapat beberapa momen dimana kenaikan harga tidak bisa dihindari. Seperti momentum puasa dan lebaran Idul Fitri, permintaan terhadap berbagai jenis bahan pokok mengalami peningkatan. Menyebabkan harga mengalami kenaikan.

Kondisi ini juga terjadi pada jasa angkutan udara. Peningkatan permintaan tiket pesawat pada peak season musim mudik ini menyebabkan harga meningkat. Tapi kali ini, kenaikan tarif tiket pesawat dinilai terlalu tinggi.

“Pantauan kami kenaikan tarif tiket pesawat rata-rata di atas 50 persen. Menurut kami ini sudah tidak wajar,” ujar Wahyu Yulianto, Kabid Statistik Distribusi BPS Sulteng, kemarin.

- Periklanan -

Ia mengungkapkan, kenaikan tarif tiket pesawat itu mulai terasa sejak memasuki pekan ketiga ramadan. Bila pemerintah tidak segera turun tangan diperkirakan kenaikan tarif ini akan terus terjadi hingga lebaran mendatang.

“Antisipasi yang dilakukan Kementerian perhubungan itu dengan menetapkan ambang batas harga tertinggi. Kalau kondisinya seperti sekarang ini, harga diserahkan kepada mekanisme pasar, harga tidak terkendali,” sebutnya.

Kontrol terhadap kenaikan harga tiket pesawat ini tidak bisa dilakukan Pemda. Tapi mesti dilakukan oleh pemerintah, melaui Kementerian perhubungan. Wahyu memastikan, bila naiknya tarif tiket pesawat ini tidak terkontrol maka akan memberi pengaruh signifikan pada angka inflasi Bulan Juni 2017 ini. Inflasi di daerah maupun inflasi secara nasional.

“Kalau tidak bisa dikontrol, bertambah lagi satu item penyumbang inflasi. Kenaikan tarif dasar listrik diperkirakan juga masih akan memberi dampak terhadap inflasi Juni,” ungkapnya. (ars)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.