Harga Daging Sapi Bertahan di Rp110 Ribu/Kg

- Periklanan -

BERTAHAN: Pedagang daging sapi di Pasar Induk Manonda Palu saat melayani pembeli, belum lama ini. Saat ini, harga daging sapi di tingkat pengeser di Kota Palu bertahan di Rp110 ribu per kilogram. (Foto: dok.)

PALU-Sempat mengalami kenaikan harga hingga di atas Rp115 ribu per kilogram menjelang akhir tahun 2016 lalu, beberapa pekan terakhir harga daging kembali stabil di angka Rp110 ribu per kilogram. Ini diikuti dengan harga bahan pokok yang lain seperti beras, minyak goreng, gula pasir, daging ayam potong dan ayam kampung serta beberapa jenis bahan pokok yang lain.

“Hasil pantauan kami di tingkat pengecer sebagian besar bahan pokok harganya mulai stabil. Berbeda kondisinya pada Minggu pertama awal Januari lalu,” ujar Siti Maemunah, Kepala Seksi Pemasaran Produk Dalam Negeri Dinas Perindag Sulteng, kemarin.

Kecenderungan stabilnya harga tersebut juga terjadi pada bahan pokok jenis bumbu-bumbuan, seperti cabai merah dan bawang. Khusus untuk cabai rawit, walau sudah cenderung bergerak turun, harga di tingkat pengecer pekan ini masih tetap tinggi.

- Periklanan -

“Pantauan kami di tingkat pengecer Kamis (18/1), harga cabai rawit merah dan hijau itu relatif sama. Berada di angka rata-rata Rp80 ribuan per kilogram,” sebut Siti.

Diberitakan pada pekan pertama Januari 2017 lalu harga cabai, terutama cabai rawit, di tingkat pengecer melonjak hingga di atas angka Rp100 ribu per kilogram.

Ketika itu, kenaikan harganya bahkan mencapai tiga kali lipat, dari harga sebelumnya sekitar Rp.35 ribu per kilogram. Catatan koran ini di pasar tradisional di Palu pada pekan pertama Januari, ada pengecer yang menjual hingga Rp.120 ribu per kilogram, terutama di Pasar Induk Masomba Palu.

Informasi yang didapatkan, kenaikan harga cabai rawit ini disebabkan pasokan dialihkan distribusinya ke luar daerah, terutama ke Pulau Kalimantan. (ars)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.