alexametrics Harapkan Mahasiswa STIFA PM Palu Pahami Pengobatan Dasar – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Harapkan Mahasiswa STIFA PM Palu Pahami Pengobatan Dasar

Hasil Praktik PKL Diseminarkan

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFA) Pelita Mas (PM) Palu, menggelar seminar hasil praktik kerja lapangan (PKL) Farmasi Klinik I angkatan 2017, yang dilaksanakan di Gedung Rektorat kampus tersebut, Selasa (8/9) kemarin. Dalam seminar tersebut, sekitar 46 Mahasiswa yang dibagi dalam delapan kelompok diminta untuk melakukan presentasi hasil dari PKL yang dilaksanakan di beberapa puskesmas di antaranya puskesmas Mabelopura, Nosarara, Kawatuna, Talise, Singgani , Kamonji, Bilili dan Birobuli.

Dalam amatan Radar Sulteng, dalam seminar tersebut juga dihadiri beberapa perwakilan dari puskesmas serta dosen pembimbing. Dalam seminar itu mereka juga turut serta dalam mengomentari hasil PKL para mahasiswa tersebut.
Ketua STIFA Pelita Mas Palu, Dr.apt Joni Tandi MKes, menjelaskan, untuk kegiatan PKL itu sendiri telah dilaksanakan selama empat minggu di delapan Puskesmas.

Sebelum turun mahasiswa itu juga telah dibekali pengetahuan mengenai kegiatan kefarmasian yang ada di Puskesmas. “Tujuan dari PKL di puskesmas ini adalah, guna mengetahui pengobatan dasar yang sesuai dengan program puskesmas, seperti terapi-terapi dasar pada pasien, jadi mahasiswa Stifa harus tau tentang itu,” kata Joni Tandi.

Kedepannya kata Joni Tandi, mahasiswa tersebut akan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di beberapa daerah, untuk itu pembekalan dasar-dasar kefarmasian seperti ini menurutnya sangat penting untuk menunjang ilmu para mahasiswa ketika terjun langsung di lapangan. “Setelah mereka tau dan memahami semua ini, mereka masuk ke klinik II ke rumah sakit, di rumahsakit lebih kompleks mereka, karena harus lebih tau dan mendalami tentang pengobatan iru karena dari dasar itu baru mereka ke daerah untuk Kuliah kerja nyata, makanya PKLnya bukan di kantor-kantor tapi di puskesmas,” jelasnya.

Dalam amatannya, beberapa kelompok menurutnya masih belum mencapai hasil yang maksimal, pasalnya PKL tersebut dilaksanakan pada saat adannya wabah Covid-19. Meskipun begitu, dalam pelaksanaan PKL dipuskesmas kata Joni tidak mengalami kendala, karena puskesmas telah menerapkan prokol-protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah. “Tidak ada kendala cumaanak-anak kadang kurang fokus apalagi diera pandemic seperti sekrang, barangkali ada katakutan sendiri, dipuskesmas juga sudah menerapkan standarisasi covid 19,” ujarnya.

Joni sendiri berharapa agar kedepannya mahasiswa stifa bisa manusia yang bermanfaat khususnya dibidang kefarmasian sebab menurutnya diera sekarang ini persaingan jauh lebih ketat. “Namanya anak-anak kadang kurang fokus, tapi saya puas, jadi kadang-kadang saya memancing mereka agar lebih agresif lagi untuk belajar, karena direan ini tidak seperti dulu,” tutup Joni. (cr7)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.