Harapkan Karawasa Jadi Kampung Percontohan di Sulteng

- Periklanan -

POSO-Bupati Poso, Darmin Sigilipu, berharap dusun Karawasa di Kelurahan Madale Kecamatan Poso Kota Utara bisa menjadi kampung percontohan di Sulawesi Tengah (Sulteng). Selain letaknya yang indah dan nyaman di pesisir laut timur Poso Kota, keramahan dan kompaknya warga di dusun ini juga sangat luar biasa. Harapan tersebut disampaikan bupati saat meresmikan perumahan Karawasa yang merupakam bantuan dari pemerintah pusat, Selasa (22/1) lalu.

Dusun Karawasa merupakan perkampungan baru yang dibangun Pemkab Poso sebagai tempat relokasi eks warga pesisir pantai Lawanga Tawongan. Oleh pemerintah, warga dibangunkan rumah tinggal permanen yang dilengkapi sarana air bersih, rumah ibadah, dan puskesmas pembantu. Dengan penduduk yang mayoritasnya berprofesi nelayan, pemerintah juga membangun tambatan petahu nelayan dan gedung pengasapan ikan laut. 

“Pemerintah Kabupaten Poso akan melengkapi fasilitas umum lain yang belum ada. Kita akan membangunnya disini,” kata Bupati sembari mengajak warga Karawasa tetap merawat aset yang ada dengan cara menjaga kebersihan dan keindahan lingkungannya.¬†

- Periklanan -

Menurut bupati, dibangun serta direlokasinya warga pesisir Lawanga ke dusun Karawasa adalah untuk dua hal. Yaitu mengantisipasi dampak bencana gelombang pasang di bibir pantai Lawanga dan untuk kepentingan pengembangan kota sekaligus mencegah terjadinya pembangunan rumah kumuh.

Perumhan Karawasa dibangun pada tahun 2017. Pada tahun 2018 melalui SNVT/SATKER Sulawesi Tengah, bangunan perumahan tersebut diserahkan kepada Pemkab Poso. 

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Poso, Farid Awad MSi menyampaikan bahwa tidak mudah merelokasi warga pesisir pantai Lawanga ke Karawasa. Mengingat mereka sudah turun temurun tinggal berdomisili di sana (Lawanga). Upaya relokasi dumulakan pada sekitar Maret tahun 2018 lalu. Awal relokasi mendapatkan pengeluhan dari warga karena fasilitas umum dan fasilitas dasar di perumahan Karawasa belum tersedia. Seperti sarana air bersih, sarana penerangan (lampu jalan), dan sarana ibadah. 

“Alhamdulillah, dengan perhatian yang sangat besar dari Bapak Bupati, semua fasilitas dasar dan umum yang diminta warga itu sekarang bisa dipenuhi semua oleh pemerintah kabupaten,” jelas Farid. “Untuk sentra industri ikan asap didanai oleh Kumperindag,¬†pembangunan tambatan perahu oleh Dinas Perhubungan, pembangunan sarana kesehatan¬† (Pustu) oleh Dinas Kesehatan, dan Masjid oleh Dinas PUPR. Akan menyusul sarana dasar lainnya yaitu sekolah. Pemkab akan bangun sekolah disini,” tambahnya lagi.(bud)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.