Hanya Ada Tiga Nama Akan Diusung jadi Cawagub Sulteng

- Periklanan -

Hidayat Lamakrate, Zainal Daud, dan Oscar Paudi

PALU-Teka teki siapa akan menjadi Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sulteng, akan ditentukan Rabu pagi ini, dimana Gubernur Sulteng Drs H Longki Djanggola, segera mengumumkan nama-nama yang akan disetor ke DPRD Sulteng yang sudah menunggu sejak Pantia Pemilihan (Panlih) Cawagub dibentuk awal April 2017 lalu.

Menariknya Gubernur “terpaksa” mengakomodir tiga nama yang selama ini sudah diketahui publik. Meski ketiga nama itu masih dirahasiakan, hingga pukul 23.00 wita malam tadi. Dijagokan tiga nama ini menyusul Partai Amanat Nasional (PAN) baru saja menyerahkan hasil rekomendasi Dewan Pengurus Pusat (DPP) PAN  yaitu Oscar Paudi, yang juga Ketua DPW PAN Sulteng, Senin (8/5).

- Periklanan -

“Mungkin pak Gubernur akan mengusung tiga nama, kalau ingin aman dalam mengusung jagoannya. Sebab kami sudah menyerahkan rekomendasi DPP PAN, Senin kemarin, kepada pak Gubernur yaitu Ketua kami Oscar Paudi,” beber Sekretaris PAN, yang juga anggota Panlih Cawagub Sulteng, H Rusli Dg Palabbi SSos MH, kepada Radar Sulteng, Selasa malam (9/5).

Menurut Rusli, dari tiga nama yang akan diserahkan Gubernur, diprediksi nanti akan ada satu nama yang mengundurkan diri, sehingga tinggal dua nama yang akan terus bertarung di DPRD untuk keluar sebagai pemenang menjadi Cagub. Ia lalu menyebut nama Hidayat Lamakarate, Zainal Daud, dan Oscar Paudi. Itulah tiga nama yang bakal diumumkan Gubernur menjadi Cawagub. “ Sehingga dengan demikian, nama-nama yang akan diajukan oleh Gubernur tidak bertentangan dengan Tata Tertib (Tatib) pemilihan Cawagub, yang menegaskan akan dipilih hanya dua nama,” terangnya.

Bila ada polemik, tambah Rusli, akan ada jalan kompromi dari pihak DPRD dengan Gubernur. Hal ini disebabkan, kendala rekomendasi calon dari PAN sudah ditetapkan, yang dulu menjadi batu sandungan untuk segera diserahkan ke DPRD. Sebagaimana diatur dalam Tatib, satu partai pengusung tidak bertandatangan atau tidak mendapat restu dari DPP maka Cawagub yang diusung itu dibatalkan. Hingga harus mengusung dua nama baru, alias kocok ulang.  “Jadi tidak ada lagi alasan untuk menunda penyerahan nama Cawagub ke DPRD Sulteng,” paparnya.

“Bila situasinya seperti itu (calonkan tiga nama), tidak akan ada lagi isu kocok ulang, karena nama-nama sudah diajukan oleh Gubernur, dan DPRD dalam hal ini panitia pemilihan sudah menerima dengan resmi Cawagub. Selanjutnya, panitia pemilihan akan siap melaksanakan tugasnya menyelenggarakan pemilihan. Tentu saja dengan jadwal yang sudah direncanakan dan telah disusun, yaitu tanggal 5 Juni pemilihan Cawagub,” pungkasnya.(mch)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.