Hanya 62 Unit Taksi Online di Palu yang Bisa Beroperasi

- Periklanan -

PALU – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dalam waktu dekat akan turun ke lapangan untuk melakukan penertiban terhadap angkutan online.

Ilustrasi (@jabar.pojoksatu.id)

Melalui Kepala Bidang (Kabid) Angkutan dan Perkeretaapian Dishub Sulteng Sumarno, SE disampaikan, bahwa sesuai dengan kesepakatan sebelumnya pada saat sosialisasi pertengahan bulan Februari yang lalu, terkait dengan penertiban dan penegakan bagi angkutan online di awal bulan Maret, maka dalam waktu dekat Dishub Sulteng akan turun ke lapangan.

“Bersama dengan tim dari Direktorat Lalu Lintas Polda Sulteng, Dishub, dan dari instansi yang terkait,” ungkapnya, Senin (5/2).

Kemudian juga, tim yang terdiri dari Ditlantas Polda Sulteng, Dishub Sulteng, dan instansi yang terkait, sebelum turun kelapangan dalam menegakan hukum sesuai dengan acuan dari Permenhub 108.Pertama kali dilakukan yakni dengan merancang atau membuat perencanaan yang matang, agar nantinya pada saat di lapangan bisa tepat sesuai dengan waktu yang ada.

“Untuk waktu dan tempatnya kita tidak bisa publikasikan, sebab hal ini sangat berkaitan sekali dengan teknis nantinya di lapangan,” bebernya.

- Periklanan -

Lanjut Sumarno, nantinya pada saat sudah di lapangan untuk melakukan penegakan hukum, jika terdapat pemilik kendaraan taksi online melanggar sesuai dengan pasal-pasal yang ada di Permenhub 108, maka Dishub beserta instansi lainya berhak langsung menindak. Dan yang memiliki kompoten untuk menindak dan menilang yakni pihak dari Ditlantas Polda Sulteng.

“Kalau ada yang melanggar, langsung kita tilang, tidak ada lagi yang namanya pembinaan dan sebagainya,” ujarnya.

Hal itu dimaksud, agar pihak pemilik kendaraan taksi online, kiranya taat terhadap ketentuan yang sudah ditetapkan oleh Dishub Sulteng, yakni dengan mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan tadi.

“Syarat yang harus dipenuhi oleh pemilik taksi online harus masuk di badan usaha, seterusnya harus uji kendaraan, dan sebagainya,” sebutnya.

Perlu diketahui juga bahwa, ketetapan yang terkait dengan Permenhub 108 untuk wilayah Sulteng, dari Dishub Sulteng untuk jatah atau kuota taksi online yang bisa beroperasi di Sulteng hanya sebanyak 325 unit.

“Sementara saat ini, menurut informasi yang saya terima di kota Palu saja sudah beroperasi sebanyak 600 lebih taksi online, sementara jatah kuota untuk kota Palu untuk taksi online hanya 62 unit saja bisa beroperasi, selebihnya tidak bisa,” tutupnya. (cr7)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.