Hampir Seluruh OPD di Donggala Ada ASN Positif Narkoba #Tercengang

- Periklanan -

Kepala BNN Kabupaten Donggala, Kahar Muzakir saat membeberkan kasus penangkapan pengedar narkoba di Kabupaten Donggala, Rabu (13/12). (Foto: Ujang Suganda)

DONGGALA – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Donggala, telah selesai melakukan tes urine pada Aparatur Sipil Negara (ASN) seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Donggala. Hasilnya mencengangkan, hampir seluruh OPD, ada ASN yang positif menggunakan narkoba.

“Tidak semua OPD, tapi hampir di setiap OPD itu ada yang terindikasi,” kata Kepala BNN Kabupaten Donggala, Kahar Muzakir, Rabu (13/12).

Hasil tes urine yang telah dilakukan itu selanjutnya kata Kahar, akan diserahkan langsung kepada Bupati Donggala, Kasman Lassa, dengan harapan ada penindakan yang dilakukan Bupati terhadap ASN yang terindikasi menggunakan barang haram tersebut.

“Kita akan serahkan hasilnya. Jadi Bupati yang akan memberikan tindakan tegas atau sanksi kepada mereka yang terindikasi menggunakan narkotika ini,” ungkapnya.

Berdasarkan pengakuan pegawai yang positif narkoba itu juga, dikembangkan hingga menangkap salah seorang pengedar sabu-sabu di Kab Donggala.

“Dari salah seorang ASN yang terindikasi menyebutkan bahwa ada pengedar narkoba di Donggala. Dari pengakuan tersebut BNN kemudian langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku,” ungkapnya.

- Periklanan -

BNN berhasil meringkus AD (38) di kediamannya di Kelurahan Kabongan Besar Kecamatan Banawa pada 1 Desember lalu. Dari tangan pelaku, BNN berhasil menyita 6 paket narkotika jenis sabu-sabu.

“Sebelumnya 6 paket tersebut diuji di labolatorium BPOM Palu dan hasilnya 6 paket itu memang adalah narkotika jenis sabu,” jelasnya.

Selain mengamankan 6 paket sabu tersebut, BNN kata Kahar juga menyita uang sebesar Rp628 ribu beserta handphone dari tangan pelaku. BNN juga menemukan beberapa plastik kosong yang digunakan untuk membungkus sabu.

“Pada saat di grebek di dalam kamarnya, pelaku hendak membuang barang bukti tersebut. Namun upayanya sia-sia,” katanya.

Dari penangkapan tersebut lanjut Kahar, pihaknya masih akan melakukan pengembangan lebih lanjut untuk mengungkap bandar narkoba yang berkaitan dengan pelaku AD. Saat ini kata Kahar, masih ada satu tersangka yang sempat membeli barang haram tersebut dari pelaku AD.

“Kita masih terus melakukan pengembangan terhadap satu tersangka yang membeli langsung dari pelaku AD itu,” ujarnya.

Kepala Seksi Berantas BNN Kab Donggala, Nirman Jamali yang juga bersama Kepala BNN kemarin mengatakan dalam satu OPD yang dilakukan tes urine, bahkan terdapat hingga empat orang yang menggunakan narkoba.

“Hasil pengakuan dari sejumlah ASN yang terindikasi tersebut, barang haram itu bersumber dari Kota Palu bahkan ada yang dari dalam Kabupaten Donggala sendiri. Hal inilah yang saat ini masih terus kita kembangkan,” tutupnya. (ujs)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.