alexametrics H Ibrahim : Saya Ikuti Petunjuk Dinas Sosial – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

H Ibrahim : Saya Ikuti Petunjuk Dinas Sosial

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

TOLITOLI-Setelah Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Tolitoli Asrul Bantilan, giliran H Ibrahim-pengusaha penyedia barang juga ikut dimintai keterangan oleh Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulteng, dalam kasus Dana CSR Bank Sulteng, Cabang Tolitoli, Jumat (3/9) lalu.

“Ya benar, Jumat saya dipanggil untuk dimintai keterangan di Kejaksaan Tinggi,” ungkap H. Ibrahim kepada Radar Sulteng.

Dalam proses penyaluran dana CSR tahun 2020 sebesar Rp 1.017400.456, hingga akhirnya dibelanjakan menjadi sembako dan dibagikan ke masyarakat, menurut H. Rahim-begitu akrab disapa, dirinya tidak mengerti betul soal mekanisme administrasi dalam penyaluran dana CSR dari bank, ke kas daerah, lalu di transfer ke rekening bendahara Dinas Sosial.

“Yang saya tahu, ya hanya mengikuti instruksi atau petunjuk dari Dinas Sosial, waktu itu masih pak Indar. Ya saya disuruh belanja dengan harga sesuai pasar. Untung sedikit sekali, tapi saya tidak persoalkan itu, hitung-hitung sedekahlah, kendati saya pula yang harus mendistribusikan ke masyarakat,” ungkap H. Rahim saat ditemui di pabrik penggilingan padi di Desa Lakatan, Kecamatan Galang.

Lanjutnya, saat dimintai keterangan bersama mantan Plt. Kadis Sosial Soedolf (Edo), H. Rahim mengaku telah memperlihatkan semua bukti-bukti terkait belanja barang dan penyalurannya kepada penyidik Kejati.

Untuk diketahui, sudah ada beberapa nama yang dianggap mengetahui proses penyaluran dana CSR telah dimintai keterangan penyidik Kejati Sulteng. Senin pekan lalu (30/8) Sekkab Tolittoli Asrul Bantilan dimintai keterangan, menyusul mantan Plt Kadis Sosial Roedolf S.STP, dan penyedia barang H. Ibrahim.

Kasi Penkum Kejati Sulteng Reza Hidayat, SH., MH, yang dikonfirmasi awak media via WhatsApp (WA) enggan berkomentar secara detail.

Melalui pesan WA, Reza mengatakan, “Kalau infonya dari yang bersangkutan langsung, kemungkinan besar betul, berarti bisa konfirmasi ke orangnya langsung,” begitu pesan singkat Reza, Minggu (5/9).(dni)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.