Guru Garis Depan Tidak Dibolehkan Pindah Tugas

- Periklanan -

Sekdaprov Hidayat Lamakarate menyerahkan SK CPNS kepada dua perwakilan guru garis depan (GGD) di ruang Polibu kantor gubernur, kemarin (12/9). Usai penyerakan SK mereka foto bersama dengan Sekdaprov Sulteng dan beberapa pejabat Pemprov Sulteng. (Foto: Humas Pemprov Sulteng)

PALU– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyerahkan surat keputusan (SK) CPNS kepada 37 guru garis depan (GGD) yang akan bertugas di wilayah Sulteng. Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Drs Mohammad Hidayat Lamakarate MSi, menyerahkan SK CPNS guru garis depan dilaksanakan di Ruang Polibu, Selasa (12/9).

Sekdaprov Hidayat Lamakarate menyampaikan apresiasi Gubernur Sulawesi Tengah kepada pemerintah pusat, yang telah melakukan pemetaan secara nasional terhadap kekurangan guru. Sehingga pemerintah pusat melakukan seleksi untuk pengangkatan guru yang akan ditempatkan di daerah kekurangan guru, termasuk di Provinsi Sulawesi Tengah.

Di sisi lain, kata Sekdaprov, rekrutmen secara nasional ini menjadi tantangan tersendiri bagi daerah. Karena penempatan guru garis depan termasuk  dari luar daerah yang ditempatkkan di Sulawesi Tengah, penggajiannya menjadi beban daerah. Ia berharap adanya perhatian pemerintah pusat dengan peningkatan alokasi anggaran.

‘’Semoga hal ini menjadi perhatian pemerintah pusat untuk meningkatkan alokasi anggaran kepada daerah,’’ harap Sekdaprov.

- Periklanan -

Selanjutnya Hidayat menegaskan dengan penerimaan para GGD di Provinsi Sulawesi Tengah, bisa menunjukan pengabdiannya kepada masyarakat, guna pengembangan kualitas pendidikan. Para GGD tidak diperbolehkan mengajukan pindah tugas dengan alasan apapun.

‘’Pemerintah Sulawesi Tengah dan masyarakat menerima saudara-saudara untuk mengabdi di daerah ini dengan harapan semoga saudara-saudara dapat mengabdi dengan baik. Berguna kepada masyarakat terutama pada pengembangan kualitas pendidikan.  Saudara-saudara tidak diperbolehkan untuk pidah dengan alasan apapun.  Kalau mau pindah lebih baik saudara minta berhenti dari PNS,’’ tegas Sekda.

Bahkan dengan tegas Hidayat meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) melakukan evaluasi terhadap PNS guru garis depan melaksanakan tugas dengan baik pada sekolah penempatannya.

Sementara itu, Kepala BKD Provinsi Sulawesi Tengah Zubair, menyampaikan CPNS Guru Garis Depan ini hasil seleksi atau rekrutmen pemerintah pusat dengan sistem CAT. Kelulusannya ditentukan oleh pemerintah pusat dan ditempatkan di Sulawesi Tengah.

Formasi guru garis depan untuk Sulawesi Tengah sebanyak 43 orang. Saat ini SK yang sudah diproses masih sebanyak 37 orang dan sebanyak 6 orang masih dalam proses pada BKN. Ke-43 orang CPNS guru garis depan akan ditempatkan pada 7 kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah dan yang terbayak ditempatkan di Kabupaten Buol sebanyak 21 orang .

Penyerahan secara simbolis SK CPNS guru garis depan oleh Sekda  Hidayat Lamakarate, didampingi Asisten Administrasi Umum Mulyono, Kadis Dikjar, kepala BPKAD, dan Kapala BKD Zubair, kepada  Pithein Alberthein Dien , Guru penempatan di Kabupaten Buol yang berasal dari Manado, Sulut dan juga kepada Wulan Sari Putri Harahap, juga penempatan di kabupaten Buol yang asal daerahnya Sumatra utara. (awl)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.