Gubernur Minta Kapolda Beri Perhatian Tambang Ilegal Dongi-Dongi

- Periklanan -

PALU- Gubernur Sulawesi Tengah H. Longki Djanggola meminta Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Abdul Rakhman Baso, untuk memberikan perhatian terhadap aktivitas ilegal mining yang saat ini ada di Dongi-Dongi dan Kayuboko.

Hal itu disampaikan gubernur selain membahas soal kamtibmas dalam pertemuan silaturahmi Kapolda bersama pejabat Polda lainnya di ruang kerja Gubernur, Senin (7/9). Turut mendampingi Gubernur, pelaksana harian Sekprov, Mulyono, Asisten perekonomian B. Elim Somba dan Karo Humas Protokol, Moh. Haris Kariming.

Khususnya Dongi-Dongi lanjut Gubernur, dilaksanakan penertiban beberapa waktu lalu, antara pemerintah provinsi, Polda dan Balai Taman Nasional Lore Lindu, telah ada MoU lokasi hutan lindung tersebut dalam pengawasan.
“Yang utama dongi-dongi yang sudah ada MoU Pemprov, Polda dan balai taman Nasional,” Terang Gubernur kepada Kapolda.
Menurut Gubernur saat ini telah menjadi rahasia umum aktivitas yang pernah ditertibkan itu kini masih beroperasi lagi. “Karena kedepan juga akan dilakukan mou menerbitkan ilegal kayuboko. Tujuannya memberantas oknum-oknum pelaku tambang ilegal,” jelasnya.

Wilayah Kayuboko merupakan lokasi perkebunan masyarakat. Pemprov sendiri baru mengajukan izin wilayah pertambangan rakyat sesuai keinginan masyarakat. Namun dari Kementerian ESDM pemprov masih menunggu petunjuk.

- Periklanan -

Dalam pertemuan tersebut juga membicarakan tentang pengamanan pada Pilkada serentak, rencana kedatangan Kapolri dan Panglima TNI sekaitan dengan operasi Tinombala. Kapolda juga menerima informasi penanganan penanganan bencana yang saat ini telah berada di tahap rehab rekon.

Kapolda mengungkapkan, selain kepada gubernur, Kapolda juga melakukan kunjungan silaturahmi ke beberapa tokoh masyarakat dan tokoh agama serta akan mengunjungi Kabupaten Poso.
‘’Seminggu ini saya banyak berkeliling untuk bersilaturahmi menemui tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kota Palu serta berkunjung di Kabupaten Poso,’’ terangnya.
Kepada Gubernur, Kapolda menyampaikan rencana kunjungan Panglima TNI dan kapolri di Sulteng dengan agenda bansos dan memberi arahan kepada aparat yang turun dalam operasi Tinombala.

‘’Hari Jumat nanti Panglima TNI dan Kapolri akan melakukan kunjungan kerja di Sulawesi Tengah,’’ kata Kapolda.
Hal lain disampaikan mengenai tahapan pelaksanaan Pilkada di Sulteng. Kapolda mengaku baru saja mengikuti vidcon terkait tahapan Pilkada serentak 2020. Menurutnya tahapan berjalan dengan baik mulai deklarasi sampai tahapan pendaftaran di KPU.
“Semoga para kandidat siap menang dan kalah,”harap kapolda.

Gubernur Longki Djanggola menerima Kapolda dalam suasana keakraban. “Terima kasih sudah datang sowan Pak Kapolda,”ucapnya.
Ia pun berharap Pemprov Sulawesi Tengah dan Polda Sulawesi Tengah dapat bersinergi dalam menjalankan aktivitas. (awl)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.