Gubernur Minta Cegah TKA Ilegal Masuk Sulteng

- Periklanan -

Ilsutrasi tenaga kerja asing. (Foto: jpnn.com)

PALU – Gubernur Sulawesi Tengah H Drs Longki Djanggola Msi menyampaikan bahwa ribuan tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di sejumlah perusahaan di Kabupaten Morowali dan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, pintu masuknya melalui Kendari, Sulawesi Tenggara.

Hal itu disampaikan Longki Djanggola di hadapan Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI, Dr Aidir Amin Daud  dan sejumlah pejabat lainnya dalam  rangka serah terima jabatan dan pisah sambut Kakanwil yang lama Bambang Haryono Bc Ip SH MH kepada Kakanwil yang baru Iwan Kurniawan SH MH, Kamis (12/1).

- Periklanan -

Menurut Longki, untuk mengantisipasi masuknya TKA ke Provinsi Sulteng, khususnya Kabupaten Morowali dan Kabupaten Banggai dibutuhkan kerja sama lintas sektoral antar lembaga penegak hukum.

Kantor Kemenkumham Sulteng, melalui bidang Keimigrasian, kata Longki Djanggola, tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya kerja sama dari instansi yang terkait. Oleh karena itu, Longki sapaan akrab Gubernur Sulteng tersebut meminta, agar para pejabat atau aparat penegak hukum yang hadir di kesempatan baik itu diminta untuk bersama-sama melakukan pengawasan dan mencegah para TKA ilegal masuk ke Sulawesi Tengah.

Gubernur mengatakan, sebagaimana laporan Bambang Haryono di hadapan Aidin Amin Daud, yang mengeluhkan kekurangan personel dalam menjalankan tugas dan fungsi Pengawasan Orang Asing, Longki Djanggola juga meminta, agar pihak Irjen Kemenkumham RI, kiranya dapat segera merealisasikan permintaan tersebut.

“Mana kita tau, jika warga China yang datang ke Kendari itu, tiba-tiba saja masuk ke Kabupaten Morowali atau Banggai. Tentu saja untuk melakukan pengawasan yang ketat, dibutuhkan petugas dalam jumlah yang memadai. Kebutulan tadi saya sudah dibisik sama pak Irjen, untuk segera menyurat kepada Menteri Hukum dan Ham RI, Pak Yasona Laoly, soal Pengawasan Orang Asing,”ujar Gubernur.(mul)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.