Grebek Kayumalue, Polisi Diintimidasi Warga

- Periklanan -

PALU – Untuk kesekian kalinya, aparat Polsek Palu Utara menggrebek wilayah Kayumalue Pajeko. Aksi petugas ini pun sempat mendapat intimidasi dari para simpatisan bandar Narkoba, yang melempar rumah di mana aparat kepolisian ada di dalamnya.
Kepada Radar Sulteng, Kapolsek Palu Utara, Iptu Laata mengungkapkan, berbekal laporan dari warga setempat, yang mencurigai adanya aktivitas penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu, Polsek Palu Utara, Rabu (2/1) malam, berhasil mengamankan satu pelaku yang diduga terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu di Kelurahan Kayumalue Pajeko, Kecamatan Palu Utara.
“Salah seorang warga diwilayah tersebut sering kehilangan barang-barangnya dan dia mencurigai yang melakukan pencurian adalah para penghisap sabu-sabu, menurut warga tersebut aktivitas mereka juga meresahkan warga, sehingga dengan laporan itu saya memerintahkan anggota untuk menindak lanjuti,” ungkapnya kepada Radar Sulteng, Kamis (3/2).
Sebelum melakukan penyergapan, Iptu Laata mengirimkan informan untuk mengecek ke rumah yang warga yang beriinisial DN, yang juga disinyalir sebagai bandar. Menerima berita dari Informan tersebut bahwa di rumah DN, ada 3 orang yang sedang menghisap sabu, dia langsung turun ke lokasi beserta 12 anggotanya untuk melakukan penyergapan.
“Dalam penyergapan tersebut, DN berhasil melarikan diri dengan cara melompat dari lantai dua, karena di sisi rumahnya ada CCTV, jadi dia lihat kita dari situ, sementara anggota lainnya mengamankan 1 orang pemakai sabu,” cerita Laata.
Naasnya, pada saat anggota Polsek Palu Utara, melakukan penggeledahan di rumah DN, massa menghampiri anggota Polsek Palu Utara dan melakukan aksi pelemparan rumah DN. Akibatnya, penggeledahan di rumah DN tidak dilanjutkan. Laata juga mencurigai, bahwa massa tersebut merupakan anggota dari DN.
“Kemarin kami tidak dapat tersangka bandarnya karena dia melarikan diri, dan pemakainya kami sudah amankan, cuma babuk sabu tidak ada, yang ada hanya alat hisap. Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kami kembali,” aku Laata.
Sebelumnya, Polsek Palu Utara juga telah mengamankan 4 orang pelaku dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu di Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kecamatan Palu Utara. Kapolsek Palu Utara, Iptu Laata SH menjelaskan, pada saat melakukan penggeledahan di rumah milik LD yang diduga menjadi bandar berhasil melarikan diri dan membawa barang bukti.
Sementara di lokasi penggeledahan, kata Laata, diamankan 4 orang yag pada saat itu juga sedang menghisap narkotika jenis sabu-sabu, kemepat pelaku itu beriinisial, AF, AW, TD, YS. “Barang bukti yang diamanakan, berupa 2 paket sabu-sabu, 3 buah Hp, Alat hisap sabu/bong 1 buah, Ktp, BPJS, 2 ATM dan kartu indonesia sehat, pirex berisi Kristal sabu, Uang Rp650.000, tas kecil 2 buah, pipet 4, plastik kecil 3 dan sepeda motor 3 unit,” beber Iptu Laata, kepada Radar Sulteng, Kamis (3/1).
Masih kata Laata, diawal tahun 2019 ini, dia kembali berhasil mengamankan satu orang pelaku dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu, di Kelurahan Kayumalue Ngapa, Palu Utara. Pada Laki-laki yang beriinisial TS itu, berhasil diamankan barang bukti berupa 2 Paket Sabu, 10 Plastik Pembungkus sabu, 1 Buah Bong / alat hisap, 1 buah Pirex. (win)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.