alexametrics Giliran Jurnalis di Kota Palu Ikut Vaksinasi – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Giliran Jurnalis di Kota Palu Ikut Vaksinasi

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Puluhan jurnalis di Kota Palu yang tergabung dalam organisasi wartawan yang diakui Dewan Pers, seperti PWI, AJI, IJTI dan PFI menjadi peserta vaksinasi Covid-19, di Rumah Sakit Anutapura Palu (RSAP), Rabu (17/3) kemarin. Di mana vaksinasi yang dilakukan di tahap kedua tersebut khusus jurnalis disiapkan 70 dosis.

Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit, dan Kesling Dinkes Palu, drg Lutfiah, menjelaskan terkait dengan perjalanan program vaksinasi di Kota Palu, saat ini sudah masuk dalam tahap kedua. Sebelumnya di tahap pertama untuk tenaga kesehatan sudah berjalan 95 persen, sementara untuk tahap ke dua kepada ASN, palayanan publik, dan beberapa profesi yang banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti Jurnalis.

“Saat ini kami menyiapkan sekitar 70 dosis vaksin untuk para jurnalis di Kota Palu. Karena memang dari pihak Kementerian mengingatkan agar bisa menggunakan vaksin secara maksimal,” katanya.

Yang harus maksimal, kata Lutfiah, agar tidak mubazir, sehingga dinas meminta data terlebih dahulu kepada peserta vaksin, karena satu botol vaksin bisa dipakai untuk 10 orang. “Jadi kalau sudah dibuka vaksinnya, kemudian hanya kepada lima atau enam orang saja itu sangat mubazir, sehingga perlu penggunaan vaksin dengan maksimal,” tambahnya.

Untuk data vaksinasi yang telah dilakukan di tahap ke dua untuk Guru sudah ada 2.500 peserta, bagi guru TK sampai SMP dengan jumlah keseluruhan 4.000 guru, jadi telah 55 persen divaksin.

Kemudian TNI/Polri ada 3.000 an, pelayanan publik juga sudah beberapa dilakukan vaksinasi. “Saat ini masih ada yang diprioritaskan sehubungan dengan keterbatasan jumlah vaksin, seperti di ASN diutamakan yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat,” kata Lutfiah.

Sementara Wakil Walikota Palu, dr Reny Lamadjido, ditemui terpisah, mengatakan untuk laporan kejadian ikutan pasca vaksinasi (KIPI) vaksin Sinovac belum ada yang mengalami gangguan serius, dan melaporkan kepada petugas vaksinasi. “Saya berharap tidak ada laporan itu. Kalau keluhan lainnya, hanya setelah divaksin itu merasakan lapar dan juga mengantuk. Kalau mengantuk yah minum kopi,” katanya. (who)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.