Gempa Susulan Masih Terjadi, Siswa Ujian di Tenda

- Periklanan -

Sejumlah siswa di SDN Watumaeta Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso terpaksa mengikuti ujian di tenda darurat, Rabu lalu (31/5), karena masih sering terjadi gempa susulan. (Foto: Kartini)

POSO – Gempa bumi tektonik berkuatan 6,6 Skala yang terjadi Senin lalu (29/5), hingga kemarin (2/6) masih terjadi. Gempa susulan walaupun goncangannya tidak sebesar gempa awalnya masih membuat warga trauma.

Akibatnya warga lore Kabupaten Poso masih trauma dan masih banyak yang belum mau tidur di dalam rumah. Demikian juga aktivitas belajar mengajar terpaksa dilakukan di tenda-tenda darurat yang disiapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

- Periklanan -

Kartini warga Desa Watumaeta Kecamatan Lore Utara kepada Radar Sulteng via ponsel mengungkapkan, hingga kemarin (2/6) masih terjadi goncangan yang membuat warga khawatir bangunan akan roboh. “Tadi (kemarin, red) masih ada gempa. Makanya warga masih takut tidur di dalam rumah,” ujarnya.

Kartini yang berprofesi sebagai guru mengatakan, karena masih sering terjadi gempa susulan, sehingga siswa di SDN Watumaeta Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso terpaksa mengikuti ujian di tenda darurat. “Anak-anak ujian di tenda yang disiapkan pemerintah. Masih sering terjadi goyang-goyang, masih ada gempa susulan,” katanya.

Sementara hasil analisa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Klas I Palu, kemarin (2/6) gempa berkekuatan 5,2 Skala Richter (SR), terjadi pukul 13.59 Wita dengan episenter terletak pada koordinat 1.22 LS,120.38 BT, di 45 km barat laut Poso, kedalaman 10 km. (ron/acm)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.