Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Gedung Sekolah Sukma Bangsa Diresmikan

Sumbangan Masyarakat Melalui Dompet Kemanusiaan

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

SIGI-Yayasan Media Group menggelar acara syukuran yang menandai dipergunakannya secara resmi gedung sekolah Sukma Bangsa, yang berada tepatnya di Desa Maku, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (3/4).

“Sekolah ini dibangun dari dana sumbangan masyarakat melalui Dompet Kemanusiaan Media Group, dengan total anggaran sebesar 50 miliar rupiah. Kami bersyukur dan tentunya berterima kasih kepada seluruh donatur yang mempercayakan Media Group untuk menyalurkan sumbangan mereka, sejak sehari pasca gempa di Palu, Sigi dan Donggala, lebih dari dua tahun silam,” ujar Ali Sadikin, Ketua Yayasan Media Group.

Dompet Kemanusiaan Media Group (DKMG) sendiri hadir di Kota Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala) tiga hari pasca gempa 28 September 2018, yang terjadi pada pukul 18.02 Wita silam. Ketika itu, peristiwa gempa bumi berkekuatan 7,4 SR diikuti dengan tsunami yang melanda sebagian besar kawasan pesisir pantai Sulawesi Tengah. Gempa memicu tsunami hingga ketinggian 5 meter di Kota Palu. Guncangan gempa dirasakan di Kota Palu, Kabupaten Donggala, Sigi, Parigi Moutong, Poso, hingga Kabupaten Tolitoli, bahkan sampai ke Kabupaten Mamuju di Sulawesi Barat (Sulbar).

Kegiatan DKMG terdiri dari 3 tahap, yaitu tahap pertama, tahap tanggap darurat di masa tanggap darurat bencana dan transisi darurat, yakni menyalurkan bantuan sembako dan kebutuhan pengungsi lainnya, yaitu beras 166,3 ton air mineral 203.232 botol mie instant 7.766 kardus minyak goreng 25.032 liter biskuit 245.472 pak pampers/susu/bubur bayi 269.382 pak susu 55.296 kotak cornet/sarden, 24.432 kaleng penerimaan sumbangan masyarakat hygiene paket 42.600 pak obat 37.980 sachet, genset 10 unit terpal, selimut, matras 115.812 unit dan lain-lain.

Pada tahap ini juga DKMG membangun 1.500 huntara yang tersebar di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala. Ketika itu juga berkolaborasi dengan Sahabat Peduli Indonesia, membangun 50 toilet di Kabupaten Sigi dan Donggala Timur serta 4 ruang kelas darurat di Kota Palu.

Tahap kedua, tahap pelaksanaan sekolah darurat, yakni pada periode Oktober 2018-April 2019, telah merekrut 43 orang relawan guru dan tenaga pendidik. Mendirikan 2 sekolah tenda di Kota Palu, 6 titik sekolah tenda di Kabupaten Sigi, dan 4 sekolah tenda di Kabupaten Donggala. Sekolah-sekolah tersebut sempat mendampini anak-anak didik masing-masing 200 sisiwa/siswi di Kota Palu, 400 siswa/ siswi di Kabupaten Donggala, dan 574 siswa/siswi di Kabupaten Sigi. Selain itu juga menyiapkan sebanyak 1.200 paket perlengkapan sekolah dan alat peraga.

Tahap ketiga, tahap rekonstruksi, DKMG membangun kompleks gedung sekolah SMP dan SMA Sukma Bangsa dengan kelengkapan lain di Desa Maku, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi. Tanah Wakaf seluas 4 hektare dari Ibu Nilam Sari Lawira. Pembangunan tahap 1 dimulai September 2019 dan selesai Mei 2021. Total dana untuk pembangunan tahap 1 dan kelengkapan isi sekolah mencapai Rp 31 miliar.

Acara tersebut dihadiri, Moh. Mirdal Akib, CEO Media Group, Lisa Luhur Schad, Chief CSR Officer Media Group, Ali Sadikin, Ketua Yayasan Media Group, Ahmad Baedowi, Direktur Eksekutif Yayasan Sukma, Lestari Moerdijat, Wakil Ketua MPR RI, H. Ahmad Ali, Anggota DPR RI, Hj. Nilam Sari Lawira, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, H. Rusdy Mastura, Gubernur Sulteng terpilih.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan penandatanganan berita acara serah terima tanah wakaf seluas 4 hektare dari pemilik tanah Hj. Nilam Sari Lawira, kepada Yayasan Media Group, yang diterima Ketua Yayasan Media Group, Ali Sadikin. Juga dilakukan penyerahan bibit tanaman buah untuk masyarakat sekitar area di luar gedung sukma, yang diterima secara simbolis oleh masing-masing kepala desa.

Yayasan Media Group melalui DKMG mengucapakan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada masyarakat se-Indonesia terutama masyarakat Sulawesi Tengah, para donatur baik individu maupun korporasi, para relawan masa tanggap darurat, sekolah darurat dan pembangunan huntara Hj. Nilam Sari Lawira, Ahmad M Ali, Sahirwan Ketua Ikatan Arsitek Indonesia wilayah Malang dan Team, Team Ark Design Jakarta, unsur Forkompinda Sulteng dan kabupaten/kota, Metro TV, Media Indonesia, Lampung Post, Medcom, Mediaindonesia.com PSU dan Indocater Sukma Bangsa School.(mch)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.