Gasak Hape PSK di Tondo Usai Gituan

- Periklanan -

Ilustrasi (jpnn.com)

PALU – Sungguh aneh perilaku pria hidung belang bernama Ariel ini. Usai melampiaskan nafsunya di lokalisasi Tondo kiri, dia melakukan aksi kejahatan lainnya yakni mencuri Hape milik PSK inisial SI.

Awalnya Selasa pagi (3/1), Ariel pergi ke Tondo kiri. Dia kemudian “jajan” terhadap SI. Usai tawar menawar harga, Ariel dan SI masuk kamar. Sekitar 30 menit dalam kamar, Ariel keluar dan SI mandi. Maka saat itulah, Ariel memanfaatkan momentum untuk mengambil HP SI merk Samsung J3.

“Saat itu, saya mandi. Selesai mandi, saya keluar dan melihat HP saya sudah tidak ada di atas kasur. Saya cari Mas itu (Ariel,red), ternyata sudah tidak ada juga di luar rumah,” ungkap SI saat berada di Polsek Palu Timur, Jumat kemarin.

Berhasil membawa kabur HP korbannya itu, ternyata tidak membuat Ariel puas. Dari HP tersebut, Ariel kembali memanfaakan nomor HP yang ada dikontak, dengan menelepon satu persatu keluarga SI untuk memberitahukan bahwa SI sedang dirawat di sebuah rumah sakit.

Salah seorang dihubunginya adalah Edi, teman SI. “Selasa pagi, dia (Ariel,red) bawa lari HP teman saya (SI,red), siangnya dia telepon nomorku. Saat menelepon, dia Tanya saya, apa betul keluarga korban (SI,red). Saat saya ditanya begitu, saya bilang iya, karena sebelumnya SI sudah cerita sama saya, kalau HP-nya hilang dibawa lari orang,” jelas Edi di Polsek Palu Timur, kemarin.

- Periklanan -

Dalam percakapan Ariel dan Edi, pelaku meminta uang kepada Edi juta rupiah. Alasannya, uang itu akan digunakan untuk membayar biaya rumah sakit SI. Edi pun meng-iya-kan permintaan Ariel. Mereka berdua pun membuat kesepakatan, bahwa Edi akan mengirim uang Rp2 juta kenomor melalui cara transfer ke rekening. “Setelah saya minta nomor rekening dia (Ariel,red), tidak lama kemudian dia langsung kirim. Setelah itu, saya cek alamat rekeningnya dan menunjukkan yang punya rekening itu berada di Kelurahan Lambara,” ucap Edi.

Pada Rabu 4 Januari 2016, Ariel lagi-lagi menelepon orang yang berada dikontak HP SI. Dan kali ini, Ariel menelepon langsung orangtua SI yang berada di Jawa. Dalam percakapannya, Ariel kembali meminta jutaan rupiah kepada orangtua SI, dengan alasan yang sama yakni untuk membayar biaya perawatan SI.

“Mungkin dia (Ariel,red) sudah terdesak, dan memaksa harus mendapatkan uang. Disitulah saya manfaatkan dengan membuat janji sama dia, kalau uang Rp2 juta itu sudah ada sama keluargaku yang tinggal di depan RSUD Undata baru. Karena saya mengaku sama dia, kalau saya ada kerja di pulau Kalimantan. Makanya saya buat alasan, uang itu ambil dengan keluargaku,” ujar Edi.

Jumat kemarin (6/1), sekitar pukul 13.30 wita, Ariel mendatangi lokasi perjanjiannya dengan keluarga Edi di depan RSUD Undata Palu. Namun Ariel hanya mendapatkan bogem mentah. “Kami memutuskan untuk membawa pelaku (Ariel,red) ke kantor Polsek Palu Timur untuk dilakukan pemeriksaan,” jelas Edi.

Saat berada di Polsek Palu Timur, Ariel yang sudah bonyok itu, menjelaskan keberadaan HP Samsung J3 milik SI. Saat dimintai keterangan oleh pihak penyidik Polsek palu Timur, Ariel mengaku bahwa dirinya terpaksa mencuri HP karena hendak membiayai proses persalinan isterinya. “Saya sudah jual itu HP, waktu saya jualan siomay di Baiya (Kecamatan Tawaeli). Waktu itu, ada pembeli siomay saya dan saya tawari HP Samsung J3 itu. Saya jualkan Rp1 juta rupiah, dan langsung laku. Uangnya itu, saya pakai untuk biaya melahirkan istri saya yang berada di pulau Jawa,” ungkap Ariel.

Dari pantauan Koran ini di Polsek Palu Timur, Ariel dimasukan kedalam ruangan penyidik untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Soalnya, polisi mencurigai bahwa selain mencuri HP, Ariel juga pernah melakukan aksi tindak kejahatan lainnya. Saat ini, Ariel masih dalam proses penyelidikan di Polsek Palu Timur.(fcb)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.