Gara-gara Rokok, Suami Tega Bunuh Istri

- Periklanan -

Pelaku pembunuhan, Ippin, terpaksa dilumpuhkan polisi karena melakukan perlawanan ketika hendak ditangkap. (Foto: Ist)

PALU- Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang menyebabkan korbannya hingga meninggal dunia, kembali terjadi di Kota Palu. Peristiwa sang suami tega membunuh istrinya sendiri terjadi Kamis (1/6) di Jalan Gunung Loli Lorong V, Kelurahan Lolu Utara.

Korbannya bernama Sumiati (40) sementara nama pelaku Ippin Manggerai. Dia menghembuskan napas terakhir akibat sabetan parang di beberapa bagian tubuhnya.

Informasi yang dihimpun koran ini, kejadian tersebut terjadi sore hari sekitar pukul 17.00 Wita. Lokasi kejadian merupakan rumah orang tua korban di Jalan Gunung Loli Lorong V.

Awalnya, saksi bernama Salasi yang tak lain ibu korban, yang sementara memasak di dapur mendengar anaknya berteriak keras dari dalam kamar. “Aduh, aduh, tidak ada kasian,”.

- Periklanan -

Lalu saksi bergegas mendatangi anaknya di dalam kamar, tapi pintu kamar dikunci dari dalam. Lalu saksi mendobrak pintu kamar. Saksi sempat melihat pelaku mengayunkan beberapa kali benda tajam itu ke arah badan korban. Karena sudah terluka dan pendarahan, korban langsung tersungkur di lantai kamar.

Ibu korban pun berlari keluar rumah untuk mencari pertolongan. Tapi saat itu juga pelaku melarikan diri lewat pintu belakang. Ketika saksi kembali ke kamar korban, sang ibu menemukan anaknya sudah tak bernyawa lagi alias meninggal dunia.

Tetangga dan warga sekitar pun datang ke rumah korban. Mereka langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Anggota Polres palu langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. Beruntung pelaku belum jauh melarikan diri. Dia pun tertangkap setengah jam kemudian.

“Saat kami lakukan pengejaran, pelaku enggan melepaskan parangnya. Makanya kami lakukan tindakan tegas dengan melumpuhkan pelaku di bagian kaki,” kata salah seorang anggota Polres Palu usai menangkap pelaku pembunuhan.

Saat ini pelaku sudah ditahan dan telah ditetapkan tersangka. Untuk motif pelaku sehingga tega membunuh istri, karena emosi tidak diberi uang untuk beli rokok di kios. Makanya pelaku naik pitam dan tega menghabisi nyawa istrinya.(cr3)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.