Gara-Gara Facebook Saudara Kandung Wabup Donggala Dipolisikan

- Periklanan -

Anggota DPRD Donggala, Muhammad Nasir saat diperiksa tim Tipiter Polres Donggala di Kantor DPRD Donggala, Selasa (25/4). (Foto: Uajng Suganda)

Siapa yang tak punya akun Facebook di era informasi ini, pasti disebut gaptek. Itulah Media sosial yang sangat digemari kalangan muda hingga pejabat ini seakan menjadi kebutuhan setiap hari.

UJANG SUGANDA – Donggala

TERNYATA akun Facebook juga bisa berujung pada persoalan hukum. Itu karena tidak digunakan dengan bijak. Hal itulah yang terjadi di kalangan masyarakat.

Teranyar, saudara kandung Wakil Bupati Donggala Vera Elena Laruni SE bernama Fanda Famola dilaporkan tokoh masyarakat Kecamatan Pinembani, Arman ke Polisi karena masalah komentar di akun facebook.

- Periklanan -

Kejadian itu berawal dari grup Facebook Perjuangan Rakyat Donggala pada 12 Maret 2017. Arman dan Fanda sendiri merupakan anggota di grup tersebut. Ketika Arman memposting sebuah status, sejumlah anggota grup langsung memberikan komentar, salah satunya adalah Fanda.

Namun Arman merasa keberatan dengan komentar Fanda. Dalam komentarnya Fanda disebut-sebut telah menyinggung masalah pribadi. Keduanya sempat adu argumen di grup facebook itu hingga salah seorang anggota Komisi III DPRD Donggala, Muhammad Nasir SSos pun menjadi penengah dalam persoalan tersebut.

Karena merasa keberatan, Arman melaporkan Fanda ke Polres Donggala pada 20 Maret 2017 dengan nomor Polisi LP/30/III/2017/SPKT-II/Res Dgla, dengan tindakan pencemaran nama baik.

Namun kejadian itu baru ditindaklanjuti pada Selasa (25/4). Pihak kepolisian dari tim Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Donggala, langsung memeriksa sejumlah saksi, diantaranya Muhammad Nasir selaku anggota DPRD yang jadi penengah dalam “debat” Medsos tersebut. Selain itu, admin dari grup tersebut bernama Anil Syamsuddin juga diperiksa.

Menurut Kanit Tipiter, Muhammad Yusuf, kasus ini masih dalam proses lidik dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi. “Hari ini (kemarin,red) kita sudah memeriksa dua saksi dan kita akan bergerak cepat untuk menyelesaikan persoalan ini,” ungkapnya.(ujs)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.