Gaji Maret dan April Anggota Fraksi PKS Dipotong untuk Penanganan Corona

- Periklanan -

JAKARTA – Seluruh anggota Fraksi PKS di DPR-RI kembali menegaskan komitmennya, bahwa gaji Maret dan April dipotong dan kemudian dialokasikan untuk penanganan merebaknya wabah Corona di tanah air.
Anggota Fraksi PKS DPR-RI Dapil Sulawesi Tengah, Hj Sakinah Aljufrie, S.Ag, mengatakan Jumat (03/04/2020), dilaksanakan rapat online dengan menggunakan aplikasi, yang kemudian menghasilkan beberapa putusan.
“Di antaranya, kembali menegaskan soal komitmen seluruh anggota Fraksi PKS, soal pemotongan gaji Maret yang dialokasikan untuk tenaga medis dan tenaga kesehatan. Kemudian gaji bulan ini (April), gaji kami kembali dipotong, untuk dialokasikan bagi saudara kita yang terdampak Covid-19,”tegas Hj Sakinah dalam keterangan persnya Jumat malam (03/04/2020).
“Secara tegas juga dalam rapat diputuskan, bahwa Fraksi PKS menolak rencana pemeriksaan gratis tes Covid-19 untuk anggota DPR-RI dan keluarganya. Bagi kami, rakyat yang lebih penting dan harus diprioritaskan,”tegasnya lagi.
Selain itu, Fraksi PKS DPR-RI, juga memberikan instruksi agar seluruh Fraksi dan Anggota legislative, mulai dari DPR-RI sampai ke DPRD Kabupaten dan kota, serta seluruh struktur, mulai dari DPP sampai ke struktur paling bawah, untuk secara aktif berperan serta, dalam melakukan penyemrotan disinfektan. Sasarannya, rumah-rumah ibadah, sekolah , panti asuhan, rumah tokoh agama dan masyarakat. Tujuannya, untuk mengantisipasi dan meminimalisir penyebaran wabah covid-19 seantero Nusantara.
“Semua rumah ibadah yang minta disemprot datangi. Bukan hanya masjid, tapi sekali lagi ditegaskan untuk semua ibadah. Alhamdulillah untuk Sulteng, sudah banyak gereja dan rumah ibadah lain yang telah disemprot oleh relawan PKS,”ungkapnya.
Rapat dihadiri seluruh anggota Fraksi PKS dan dipimpin langsung Ketua Fraksi PKS DPR-RI, Dr. H. Jazuli Juwaini, Lc, dan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. Rapat online yang dilakukan anggota Fraksi PKS kata Hj Sakinah yang juga Sekjen Wanita islam Alkhairaat ini, bahwa dakwah tidak boleh berhenti. Apapun situasi dan kondisi yang terjadi, harus terus berjuang untuk rakyat.
“Kesadaran utama yang terus dibangun, bahwa kamis berada di parlemen, karena suara rakyat, sehingga kepentingsn rakyat harus terus diperjuangkan. Dan rapat fraksi ini, menegaskan akan pentingnya makna perjuangan yang tiada akhirnya,”demikian Hj Sakinah.(*/fdl)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.