Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Gaji 14 Dipotong, Kadis Sebut Sudah Disepakati Bersama

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Ilustrasi

SIGI-Pemotongan gaji 14 atau tunjangan hari raya (THR) sejumlah guru SD dan TK di Kecamatan Dolo Selatan, yang mana dilakukan oleh pihak UPTD Dinas Pendidikan dan Kabudayaan (Dikbud) Kabupaten Sigi, ternyata dilakukan karena berdasarkan adanya pertemuan bersama kepala-kepala sekolah.

Hal ini Diungkapkan oleh Kepala Dinas (Kadis) Dikbud Kabupaten Sigi, Hamid Petalolo SPd. Ia mengatakan, bahwa setelah mendengar adanya pemberitaan sebelumnya terkait pemotongan gaji tersebut, Hamid langsung melakukan pemanggilan kepada Kepala Uptd Dolo Selatan untuk meminta keterangannya secara langsung.

Hamid pun menanyakan kepada Kepala UPTD itu apa maksud dan tujuan melakukan pemotongan Gaji 14 itu. Kepada Kadis, Kepala UPTD mengaku bahwa pemotongan itu dilakukan berdasarkan hasil dari pertemuan dengan seluruh Kepala Sekolah SD maupun TK yang ada di Dolo Selatan. Dalam pertemuan itu, seluruh Kepala Sekolah menyetujui akan hasil dari pertemuan tersebut.

“Sama saya Kepala UPTD itu mengaku bahwa itu bukan pemotongan gaji tapi berupa partisipasi para guru dalam mengantisipasi adanya kegiatan. Karena sebelumnya pernah dilakukan kegiatan di tingkat kecamatan, mereka tidak memiliki dana,” jelasnya kepada Radar Sulteng.

Sementara itu untuk mengantisipasi adanya permasalahan di belakang nantinya, Hamid meminta Kepala Uptd untuk membuat daftar hadir para Kepala Sekolah yang ikut hadir dalam pertemuan itu. Kemudian, bagi guru yang memprotes akan pemotongan itu Hamid berpesan agar uangnya dikembalikan, sehingga tidak menjadi permasalahan.

“Semua kecamatan seperti ini, cuman tidak ada masalah. Namun kalau ada yang protes kembalikan saja uangnya, bahkan kalau semua guru protes kembalikan semua uangnya sehingga tidak menjadi masalah seperti ini,” katanya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya Ikram salah satu Guru SD di Kecamatan Dolo Selatan menduga pemotongan ini dilakukan secara sepihak, yang mana keputusan tersebut diambil oleh bendahara atas persetujuan Kepala UPT Dikbud serta pengawas.

Pemotongan gaji 14 itu perorang dipotong hingga Rp 25 ribu, dan alasan pemotongan itu dilakukan tidak diketahui oleh para guru dan diperuntukan untuk apa.(ndr)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.