Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Gabungan Dua Kota di Sulteng Bulan Oktober 2021 Deflasi 0,04 Persen

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU-Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mencatat bahwa gabungan dua kota di Provinsi Sulteng, yakni Kota Palu dan kota Luwuk Kabupaten Banggai terjadi deflasi atau inflasi negatif sebesar 0,04 persen pada September 2021.

Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Sulteng, Sutrisno, mengatakan, inflasi tahun kalender dari Desember 2020 hingga September 2021 sebesar 1,07 persen dan inflasi tahun ke tahun dari September 2020 hingga September 2021 sebesar 1,90 persen.

Dari dua kota IHK di Sulteng, Kota Palu tercatat mengalami deflasi sebesar 0,01 persen dengan inflasi tahun kalender sebesar 1,12 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar 2,21 persen. Sedangkan kota Luwuk mengalami deflasi yang lebih tinggi lagi sebesar 0,16 persen dengan inflasi tahun kalender sebesar 0,89 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar 0,63 persen.

Dijelaskannya, deflasi pada September 2021 dipengaruhi oleh turunnya indeks harga pada kelompok makan, minuman dan tembakau sebesar 0,53 persen, diikuti oleh kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,11 persen.

“Sementara peningkatan indeks harga terjadi pada kelompok kesehatan sebesar 0,72 persen, diikuti oleh kelompok transportasi serta perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga masing-masing sebesar 0,42 persen dan 0,18 persen. Sedankan kelompok-kelompok pengeluaran yang lain pada bulan ini relatif belum mengalami perubahan,” katanya, saat menyampaikan data strategis bulanan BPS Sulteng secara daring, Jumat (1/10).

Dari 90 kota pantauan IHK nasional, sebanyak 34 kota mengalami inflasi dan 56 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Pangkal Pinang sebesar 0,60 persen dan terendah di Kota Surakarta sebesar 0,01 persen. Selanjutnya, Kota Gorontalo mengalami deflasi tertinggi sebesar 0,90 persen, sementara Kota Palu mengalami deflasi terendah sebesar 0,01 persen.(mch)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.