Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Fraksi PKS Prihatin Kebakaran SMKN 1 Luwuk

Dibangun Sejak Almarhum Sudarto Bupati Banggai

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU-Kasus kebakaran yang melanda SMKN 1 di Kota Luwuk Kabupaten Banggai, mengundang keprihatinan Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Sri Atun.

Di sela silaturrahim dengan Gubernur Terpilih, H Rusdy Mastura, di Kantor DPW Sulteng, Senin (24 Mei 2021), Sri Atun, mengaku terkejut dengan informasi terbakarnya SMKN Banggai.

“Awalnya dapat informasi dari grup WhatsApp. Setelah konfirmasi langsung ke Luwuk, memang benar. Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun, gedung SMKN Banggai benar terbakar,”kata Sri Atun, anggota DPRD Sulteng yang berasal dari Daerah Pemilihan Kabupaten Banggai, Banggai Laut dan Banggai Kepulauan.

Menurut Sri Atun, melihat foto-foto yang beredar, diperkirakan dampak kebakaran cukup parah. Mengenai penyebab kebakaran, walaupun telah beredar informasi melalui beberapa WA grup, namun Sri Atun tidak mau berspekulasi, mengenai penyebab kebakaran tersebut.

“Nanti pihak kepolisian atau pihak-pihak terkait dan yang berwenang yang akan menyampaikan, perihal penyebab kebakarannya,”katanya lagi.

Menurut Sri Atun, kebakaran tersebut sudah pasti berpengaruh terhadap proses belajar mengajar. Olehnya itu, Fraksi PKS DPRD Sulteng berharap agar pemerintah, segera melakukan langkah dan mencari solusi, sehingga proses belajar mengajar di SMKN Banggai nantinya tetap bisa berjalan.

“Secara pribadi selaku anggota DPRD yang berasal dari Dapil Banggai, serta dalam kapasitas kami selaku anggota Fraksi PKS DPRD Sulteng, kami prihatin dan ikut berduka atas musibah,”tandasnya.

Kronologis kebakaran dan upaya pemadaman, sekira jam 10.30 Wita, Senin (24/5) pagi kemarin, warga Luwuk dikejutkan adanya gumpalan asap hitam berasal dari bangunan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Luwuk, tepatnya di lantai 2 sekolah tersebut.

Salah seorang saksi mata yang juga adalah guru di sekolah itu, Simon kepada koran ini disela sela upaya pemadaman mengatakan, saat dia sedang menerima siswa baru dan melakukan registrasi terhadap peserta ujian kelas 3, dirinya melihat ada gumpalan asap tebal yang disertai api keluar dari salah satu bangunan laboratorium komputer.

“Saya lihat asap hitam disertai api keluar dari dalam ruangan laboratorium komputer,” ucap Simon.

Karena takut akan terjadi sesuatu, dia bersama beberapa guru dan siswa serta calon siswa saat itu bergegas keluar dan meminta pertolongan.
Sayangnya, usaha minta tolong tidak membuahkan hasil karena bangunan yang dibangun sejak almarhum Sudarto menjabat Bupati Banggai atau 24 tahun silam itu telah dilalap oleh sijago merah.

“Cepat sekali api membakar seluruh bangunan lantai 2 sekolah ini, termasuk ruang kerja kepala sekolah,” tutur Simon.

Hingga berita ini dibuat, upaya pemadaman dari Pemadaman Kebakaran dan Masyarakat setempat masih terus dilakukan dan dibantu dengan puluhan personel TNI Polri.(mch/stv)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.