Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

FKUB Sulteng Muhibbah Kerukunan ke Banggai dan Banggai Laut

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Ketua FKUB Sulteng Prof Zainal Abidin saat menjelaskan Muhibbah kerukunan dihadapan unsur pemerintah kabupaten Banggai.
Sambutan pemerintah daerah menyambut rombongan FKUB Sulteng

BANGGAI –  Pengurus FKUB Provinsi Sulteng baru-baru ini  mengadakan kunjungan kerja dan Muhibbah Kerukunan di dua tempat yaitu Kabupaten Banggai dan Banggai Laut. Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili, MM, sejumlah unsur Muspida, tokoh agama dan pimpinan organisasi.
Sementara FKUB Sulteng dipimpin oleh Prof. Dr. H. Zainal Abidin,M.Ag dan sejumlah pengurus.

Sekretaris FKUB Sulawesi Tengah, Dr. H. Muhtadin Dg. Mustafa, M.HI kepada Radar Sulteng menjelaskan dalam Muhibbah kerukunan mendapat respon positif dari pemerintah daerah yang dikunjungi.
Mengutip penjelasan
Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili dalam sambutannya mengatakan bahwa FKUB adalah wadah perkumpulan beberapa agama untuk menjaga kerukunan antara umat beragama dan juga FKUB ini adalah forum yang dibentuk oleh masyarakat dan pemerintah dalam rangka membangun, memelihara dan memberdayakan umat beragama untuk kerukunan dan kesejahteraan.

”Untuk itu salah satu program FKUB ini adalah Muhibbah kerukunan yakni gerakan cinta kerukunan tentunya untuk mempererat dan memperkuat persaudaraan dengan menerima masukan, bertukar pikiran untuk membangun sebuah strategi utamanya dalam rangka menjaga kerukunan umat beragama,” jelas Muhtadin yang juga dosen UIN Palu.
Lebih lanjut kata Muhtadin mengatakan negara kesatuan Republik Indonesia  adalah final. Dari memperjuangkan bangsa kita untuk menetapkan corak dan bentuk berdasarkan persatuan dirasakan  ada kedaulatan rakyat dan keadilan sosial tanpa memandang latar belakang primordial dari pada warganya termasuk agama, adat dan ras di negara  kita sama tanpa pengecualian dimana satu agama  tidak lebih tinggi kedudukannya dari agama lain. ”Semuanya bersatu padu secara harmonis dalam bingkai negara kesatuan republik Indonesia,” sebut Muhtadi mengutip sambutan Wakil Bupati.
Sementara Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa, SH yang didampingi Wakil Bupati Ablit H. Ilyas. SH mengatakan bahwa mewakili sambutan ini saya atas nama pemerintah daerah saya mengucapkan selamat datang di Banggai Laut kepada Prof. Zainal Abidin dan rombongan. Kunjungan ini dalam rangka  pembinaan kerukunan umat beragama di daerah yang kita cintai bersama ini.
Selanjutnya, Bupati Banggai Laut mengatakan keberagamaan masyarakat Banggai Laut merupakan suatu potensi besar yang dapat memicu serta mendorong perkembangan pembangunan daerah. Untuk itu  saya berharap agar pembinaan  yang ada diantara kita hendaknya mampu kita rajut untuk dijadikan potensi yang sinergitas dalam membangun daerah. Selain menghargai perbedaan, mengedepankan persamaan, saling percaya, menghormati, memahami dan mengerti merupakan aspek yang harus kita lakukan dan tidak kalah pentingnya adalah moderasi agama yaitu citra pandangan atau sikap dan praktek beragama yang mengamalkan ajaran-ajaran agama yang harkat mengundang nilai-nilai kemanusiaan dan menebarkan kemaslahatan bersama. (lib)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.