FKTI Zona VII Sulawesi Gelar Gasuku Kenaikan Dan

Serta Sertifikasi Wasit dan Juri

- Periklanan -

PALU-Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI) baru saja menggelar Gasuku dan Ujian Dan Zona VII Sulawesi Karate Tradisional, serta Sertifikat Wasit dan Juri tahun 2021, yang dilaksanakan di Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), tepatnya di Dojo atau Padepokan Karate Guma Kaliavo, di Jalan Dewi Sartika Kota Palu, yang dimulakan Kamis 11 Februari sampai dengan Minggu 14 Februari 2021.

Peserta gasuku kurang lebih 50 orang, berasal dari berbagai dojo di Sulawesi, yang diuji langsung oleh Sensei Freddy Lumeno, dan Sensei Eka Matius.

Saat pembukaan, Freddy Lumeno memberikan arahan kepada anak asuhnya di wilayah Sulawesi tentang kegiatan dan program kerja FKTI khususnya di Zona VII Sulawesi. Kemudian menjelaskan kedatangan sensei Eka di gasuku kali ini. Freddy menyapa sensei Matius Eka ini dengan panggilan Eka.

Dalam penjelasannya, Freddy Lumeno mengatakan, program gasuku ini sudah direncanakan sejak dua tahun yang lalu. Dirinya selaku koordinator, sudah menyurat ke FKTI pusat. Untuk mendapatkan rekomendasi.

Alhasil, usulan itu mendapatkan berkah, yakni yang mengikuti gasuku ini direkomendasiukan hingga Dan IV (empat). Ini kata Freddy sangat lucu. Karena yang diusulkan mengikuti gasuku hingga Dan III (tiga) tetapi rekomendasinya turun dan memperkenankan yang boleh mengikuti gasuku sampai Dan IV. Luar biasa.

“ Biasanya gasuku zona sampai Dan tiga. Tapi ternyata diberikan gasukunya sampai Dan empat. Kegiatan ini direncanakan dari tanggal 11 Februari sampai dengan tanggal 14 Februari 2021. Langsung ujian pada hari Minggu tanggal 14 Februari 2021 ini, “ ujar Freddy Lumeno kepara Radar Sulteng, kemarin.

Menurutnya, Gasuku ini diberlakukan untuk Zona III dan bisa juga zona yang lain, misalnya Kalimantan. Kegitan ini untuk FKTI. Materi gasuku ini berupa Kihong, Kata dan Kumite.

Dalam kegiatan gasuku kali ini, dirangkaikan dengan ujian untuk wasit dan juri. Pelaksanaannya sama, mulai 11 Februari sampai dengan 14 Februari 2021.

- Periklanan -

Pada kesempatan pembukaaan gasuku, Sensei Freddy Lumeno juga menjelaskan keberadaan Sensei Eka Matius yang datang menghadiri langsung gasuku Zona VII Sulawesi. Dikatakan Freddy, dirinya menghadirkan Sensei Eka, untuk menambah wawasan dan kesempurnaan sebuah olehraga beladiri karate, dengan memadukan kareta tradisional dengan beberapa aliran karate.

“ Itu idealnya olahraga beladiri karate ini. Kebanyakan kita ini sotokan, tetapi sensei yang kami undang ini, sensei Matius Eka, dari gyuju. Tapi dia sudah masuk tradisional. Saya ambil dia (Sensei Eka) supaya lengkap.
Kegiatan ini bersifat nasional dan Insya Allah akan berlangsung setiap tahunnya, “ papar Fredika lagi.

“ Saya sebenarnya berencana sebelum gasuku ini ada pertandingan. Cuma karena ada Covid-19 ini sehingga belum dapat kita laksanakan, “ terangnya.

Sementara itu, sensei Matius, dalam pernyataannya kemarin mengatakan dari sisi semangat dan spirit para peserta gasuku sangat baik.

“ Di Gasuku ini kita poles kembali kesiapan mental dan teknik mereka untuk mengikuti iven-iven berikutnya, “ ucapnya.

Yang kedua, tambah sensei Eka, kegiatan gasuku ini sebagai persiapan akan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) nanti di Piala Menpora. Dimasa pandemik yang akan digelar secara virtual pada bulan Agustus 2021.

“ Sesuai rencana Ketua Umum FKTI, yaitu bertemunya semua para senior di Indonesia menghadapi Piala Menpora yang selama ini terhambat karena pandemik Covid-19. Tetapi secara disiplin, fisik dan mental untuk para karateka Palu kondisinya sangat baik, “ pujinya.

Sensei Eka juga tak lupa memberi pujian terhadap terbangunnya sebuah dojo pusat FKTI di Palu, bernama Padepokan Karate Guma Kaliavo, yang dibangun oleh sensei Freddy Lumeno.

“ Mengenai dojo Guma Kaliavo, kacamata saya secara sensei sudah memenuhi standar. Sudah bagus sekali, tinggal aktifitasnya ditambah lagi. Berikutnya harus ada dukungan dan dorongan dari pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Sulteng yang memberi keleluasaan untuk olahraga beladiri karate, khususnya FKTI Sulteng, “ pungkas sensei Eka.(mch)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.