Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Untad Resmi Dilaunching

- Periklanan -

Rektor Untad, Muhammad Basir Cyio (tengah) menyerahkan potongan tumpeng kepada Dekan FK, Muhammad Mansyur Romi (kanan) dan Dekan FKM Nurdin Rahman, pada launching kedua fakultas itu, Senin (17/7). (foto: Sugianto)

PALU-Suasana gembira dan haru dirasakan seluruh civitas akademik Universitas Tadulako. Sebab, kampus yang terletak di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, telah resmi memiliki fakultas yang cukup bergengsi. Yakni Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) dan Fakultas Kedokteran (FK) yang resmi dilaunching Senin kemarin.

Launching dua fakultas yang lahir dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) yang dibentuk sejak 2012. Sebelumnya, FKIK berada di bawah Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sejak 2008.

Launching diawali dengan pelantikan dekan kedua fakultas beserta pejabat lainnya. Dalam sambutannya, Rektor Untad Prof DR Ir Muhammad Basir Cyio SE MS mengatakan, apa yang disaksikan hari ini adalah buah kebersamaan dan dukungan semua pihak, baik dari internal Fakultas Kedokteran, Fakultas Kesehatan Masyarakat, pemerintah daerah, termasuk himpunan profesi yang ada di Bumi Tadulako. Untuk itu kata rektor, patut disyukuri.

“Peresmian dua fakultas ini, adalah bagian dari dinamika kampus yang sama-sama kita cintai. Tentu yang merasakan adalah masyarakat Sulawesi Tengah, juga masyarakat Indonesia. Dan kita adalah pelayan bagi mereka,” kata rektor.

- Periklanan -

Kepada seluruh dosen, baik di FK maupun di FKM, rektor berharap sekiranya dapat bahu membahu mengembangkan pendidikan tinggi di bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat. Sebab kata dia, kedua fakultas tersebut dan fakultas lain, adalah milik bangsa yang dititip di Bumi Tadulako.

Pada kesempatan itu, rektor juga menitipkan agar kedua fakultas tersebut dapat selalu menjaga kekompakan. “Jika ada bisikan dalam hati yang bisa menodai kekompakan, urungkan. Segera hilangkan. Minimal tidak dikeluarkan, sehingga gesekan-gesekan perasaan di antara bapak ibu sekalian, baik di FK maupun di FKM, bisa tetap terjaga dengan baik,” harapnya.

Sementara Dekan Fakultas Kedokteran Untad, dr Muhammad Mansyur Romi, S.U., PA(K) dalam sambutannya mengatakan, proses panjang perjuangan berdirinya dua fakultas itu patut disyukuri. Selanjutnya kata dia, SK berdirinya fakultas itu tertanggal 20 Juni 2017. Di mana saat itu bertepatan dengan sepuluh hari terakhir Ramadan 1438 H. “Sehingga mudah-mudahan apa yang terjadi pada momentum kali ini, dapat memperoleh berkah dari suasana yang ada,” tuturnya.

Sebelumnya, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat DR Nurdin Rahman MSi MKes dalam kesempatan itu turut memberikan sambutan. Dia mengatakan, dengan dilaunching dua fakultas tersebut, kini Untad sudah memiliki 11 fakultas ditambah program pascasarjana. “FKM Untad untuk sementara memiliki satu Prodi, yakni program studi kesehatan masyarakat. Dan yang akan menyusul program studi gizi, yang proposalnya sudah disetujui Dikti untuk dibuka,” ungkapnya.

Dikatakan, sejak kemarin Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kesehatan Masyarakat resmi berpisah. Tetapi kata dia, hanya dipisahkan secara administrasi saja. Sebab, SDM tenaga pengajar bisa saling melengkapi. Yang jelas kata dia, tujuannya tetap sama. Sama-sama meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Kedokteran lebih banyak pada upaya pengobatan penyakit, sedangkan Kesmas lebih banyak pada upaya promosi dan pencegahan penyakit,” terangnya. (fdl)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.