Empat PNS di Sigi Diberhentikan Tidak Hormat

- Periklanan -

Ilustrasi (@jpnn.com)

SIGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), telah memberhentikan dengan tidak hormat empat pegawai negeri sipil (PNS) di sejumlah instantsi terkait yang ada di lingkungan Pemkab Sigi. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Sigi Moh Irwan Lapatta Ssos MSi, dalam sambutannya di salah satu kegiatan di Kabupaten Sigi belum lama ini.

Irwan mengatakan, pemberhentian empat orang itu dikarenakan melakukan beberapa pelanggaran yang ada dalam peraturan pemerintah tentang disiplin PNS, dimana orang tersebut tidak pernah masuk kerja. Menurut Bupati aturan dalam PP 53 tahun 2010 sudah jelas, jika seseorang PNS tidak masuk kerja selama 46 hari atau lebih maka hukumannya adalah diberhentikan.

Dikatakan Irwan, sebelum menindak tegas PNS nakal itu terlebih dahulu ia mengambil langkah persuasif dengan melakukan pendekatan dan menanyakan penyebab hingga PNS tersebut melakukan pelanggaran dalam bekerja. Namun apabila sikap persuasif itu tidak juga ditanggapi, maka tindakan tegas pun kami lakukan.

- Periklanan -

“Hukuman maksimal paling berat turun pangkat. Baru kemudian kita lihat kembali, apabila tidak ada juga sikap untuk berubah kita langsung berhentikan. Namun sebelumnya kita sudah memberikan tahapan hukuman. Artinya, tidak serta merta langsung diberhentikan,” jelas Bupati Sigi.

Irwan mengaku untuk memberhentikan seseorang itu tidaklah segampang seperti apa yang orang pikirkan. Karena apabila salah mengambil keputusan tanpa ada dasar, itu akan sangat membahayakan diri pengambil keputusan tersebut. Ia juga mengungkapkan bahwa bupati tidak memihak kepada siapa pun dalam mengambil keputusan ini, karena UU ASN tertulis jelas di situ, ketika yang bersangkutan terjerat pidana ditetapkan sebagai tersangka dilakukan pemberhentian dari jabatannya.

“Ada orang berpikir bahwa saya selaku bupati memihak atau membela orang-orang tertentu, saya memberhentikan pejabat sesuai dengan ketentuan, kalau sudah terbukti tersangka saya pasti akan berhentikan,” tegas orang nomor satu di Kabupaten Sigi itu.

Rencananya dalam waktu dekat ini ada delapan PNS nakal, akan bernasip sama dengan PNS nakal sebelumnya yang sudah diberhentikan dari jabatannya di sejumlah instansi terkait. (ndr)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.