Empat Petak Asrama Polsek Momunu Buol Hangus Terbakar

- Periklanan -

TERBAKAR : Munculnya api diduga dari arah petak bangunan asrama Polsek Momunu, akibat kosleting arus pendek listrik. (Foto: Rustam Baculu)

BUOL-Sebanyak empat petak bangunan tempat tinggal (asrama) anggota Polsek Momunu Kecamatan Momonu Kabupaten Buol, ludes dilalap si jago merah. Kebakaran mengenaskan itu terjadi, Rabu (8/2) sekira pukul 04.45 wita, diduga akibat korsleting arus pendek dari bagian belakang dapur asrama. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Kerugian materil ditaksir puluhan juta rupiah.

”Kami bangun kaget. Sementara tidur di rumah tiba-tiba terdengar suara ledakan dari asrama Polsek, ” ungkap Adi, salah seorang warga setempat yang rumahnya tak jauh dari asrama Polsek Momunu, pada Radar Sulteng.

Dituturkannya, setelah melihat keluar rumah, asrama Polsek sudah dilalap api. Warga sekitar berdatangan, berusaha membantu anggota Polsek yang tinggal di dalam asrama untuk keluar, sambil ikut menyelamatkan barang yang mudah diangkat untuk diamankan, sambil berusaha menyiram air dari kobaran api yang merambat ke plafon asrama yang mencapai 4 meter ke atas.

- Periklanan -

Sekira 30 menit bantuan mobil watercannon dari Polres Buol bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Buol memadamkan api. Namun, empat petak asrama itu akhirnya ludes. Bahkan, hampir saja api merembet ke deretan bangunan mess anggota Polisi yang berdekatan dengan kantor Polsek nyaris terbakar, termasuk rumah Kapolsek Momunu. Jika terlambat dipadamkan rumah-rumah itu bisa terbakar.

”Kami bersama warga sekitar ramai-ramai membantu memadamkan api, dan membantu mengevakuasi barang anggota yang belum terbakar, ” tambah Adi.

Sementara itu, Kapolsek Momunu IPDA Fadli dikonfirmasi, mengungkapkan, bahwa terjadinya kebakaran tersebut murni karena korsleting listrik, yang berasal dari bagian dapur rumah salah seorang anggota Polsek yang sudah berkeluarga. Istri anggota itu terbangun dan panik melihat api yang disertai asap mulai membesar, kemudian merambat di bagian dapur yang terbuat dari atap rumbia. Sang suami terbangun, dan selanjutnya mereka berusaha memadamkan api itu, namun angin kencang yang meniup tak mampu dipadamkan. Akhirnya mereka keluarn rumah dan berteriak minta pertolongan ke anggota yang lain. Dijelaskannya lagi, kondisi empat bangunan  asrama rusak parah, hingga retak-retak setelah dilalap api, dan satunya lagi nyaris ludes rata tanah. Beruntung api cepat dipadamkan. Meski demikian, beberapa dokumen penting seperti ijazah, seragam polisi ludes terbakar, begitu juga barang eletronik berupa kulkas, HP, TV dan AC, ikut hangus. Tinggal pakaian di badan, karena semua dalam keadaan panik api dengan cepat membakar semua perabotrumah tangga.

Sekadar diketahui, bangunan kantor Polsek dan asrama ini merupakan bangunan baru yang belum lama dibangun, pasca peristiwa Buol Berdarah tahun 2010 lampau. ” Kalau indikasi dibakar orang tidak ada. Ini murni musibah. Kita juga langsung lakukan penyelidikan tetap arahnya karena korsleting arus pendek listrik. Tidak ada hal lain, ”tandas Fadli.(tam)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.