Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Emily, Mau Bersih-bersih Rumah Tanpa Busana

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Emily Nikols saat bekerja. (Foto: Mercury Press via The Sun via jpnn.com)

PEKERJAAN Emily Nikols (25) superunik. Demi buat tambah-tambah biaya dapur dan membantu suaminya, dia membuka jasa bersih-bersih rumah.

Uangnya digunakan untuk membeli kebutuhan bayi mereka. Biayanya sekitar Rp 745 ribu per jam. Pekerjaannya, ya seperti tukang bersih-bersih rumah pada umumnya.

Menyapu, ngepel, setrika, mencuci pakaian, cuci piring, sampai menyikat kamar mandi. Tapi, ada tapinya. Ibu muda itu, melakukan semuanya tanpa mengenakan baju.

Kliennya rata-rata kaum adam yang juga lebih suka tidak berbusana. Tidak ada peraturan khusus untuk menggunakan jasa bersih-bersih Emily. Namun, klien dilarang keras untuk melakukan kontak fisik dengan Emily. Disebutkan Emily, kliennya sangat gentlemen. Bahkan, meski kliennya melihatnya bekerja tanpa busana, dia tidak merasa seperti objek seks.

”Tidak ada masalah bersih-bersih sambil telanjang. Itu normal,” kata perempuan dari Liverpool, Inggris, itu. ”Saya adalah orang yang percaya diri dan merasa nyaman dengan telanjang. Lagi pula, bayarannya sangat bagus untuk pekerjaan macam itu,” tambahnya lagi.

Emily mengisahkan, kliennya sangat menghargainya. Mereka bisa membantunya mengangkat pembersih debu ke lantai dua bila dibutuhkan. Pun menawarinya air. ”Pertanyaan paling banyak yang diajukan mereka adalah, apakah saya merasa kedinginan? Tetapi, kalau sudah melakukan pekerjaan rumah tangga, sebentar saja tubuh sudah merasa panas,” katanya.

Suami, teman, dan saudara Emily mendukung pekerjaan tersebut. Suaminya awalnya merasa cemas dengan keselamatan Emily. ”Tetapi sekarang tidak lagi. Saya orang dewasa yang bisa menjaga diri,” katanya.

Pekerjaan ini cocok buat Emily karena dia biasa membawa serta bayinya yang masih berusia sembilan bulan. Memang, diakui Emily kali pertama mendapat job dia cukup grogi. ”Tetapi semua berjalan baik.” Dikatakan Emily, mayoritas kliennya berasal dari komunitas nudis. Mereka, membayar jasa Emily demi mendapatkan seseorang yang punya pandangan dan keyakinan yang sama mengenai nudis. (jpnn)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.