alexametrics Emak Mileniai dan Bijak Bermedsos – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Emak Mileniai dan Bijak Bermedsos

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

TOUNA-Menyambut Hari Ibu 22 Desember, Persaudaraan Muslimah (Salimah) Sulawesi Tengah, menggelar dua talkshow sekaligus di Kota Ampana Kabupaten Tojo Unauna (Touna) dan di Kota Donggala, Kabupaten Donggala.
Kegiatan Talkshowi ini diawali dengan deklarasi dan pelantikan Pimpinan Daerah Salimah Kabupaten Touna dan Kabupaten Donggala.

Ketua Pimpinan Wilayah Salimah Sulawesi Tengah (Sulteng), Ida Sri Octaviani, ST., MT., M.Sc, mengatakan talkshow digelar, bertujuan untuk membangun kesadaran literasi di kalangan ibu-ibu. Sekaligus mengajak para emak-emak, menjadikan Media Sosial (Medsos), sebagai ajang untuk berdakwah dan menyebarkan pesan-pesan kebaikan.

“Talkshow merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan Salimah Sulteng, dalam menyemarakkan Hari Ibu dan deklarasi berdirinya salimah di Touna dan Donggala, serta langsung dilakukan pelantikan pengurus PD Salimah Touna dan PD Salimah Donggala,”kata Ida Octaviani, yang berkesempatan langsung menghadiri deklarasi dan pelantikan pengurus PD Salimah Kabupaten Touna, di Kota Ampana, Minggu (19/12).

Dilantik sebagai Ketua PD Salimah Touna, Hijrah Hardi, S.Si., MM dan yang dilantik sebagai Ketua PD Salimah Kabupaten Donggala, Fitriah Sambite, S.Pd, M.Pd. Hadir dalam pelantikan PD Salimah Donggala, Sekretaris PW Salimah Sulteng, Heri Setyaningsih, ST, serta pengurus PW Salimah Sulteng lainnya.

Yang menjadi narasumber talkshow di Touna, staf pengajar Fisip Unismuh Palu, Abd Hanif yang membawakan materi Emak Milenial Bijak Bermedsos terkait kajian sosial, serta Ustadzah Hikmahturahmah, LC., M.Ed, dari sisi kajian agama. Sedangkan yang menjadi narasumber talkshow di Donggala, Dwi Arie Juliani, S.Sos.

Dalam paparannya, Ustadzah Hikmah, bahwa dalam bermedsos, tentu ada rambu dan batasannya. Katanya, Medsos merupakan ajang untuk menjalin silaturrahim, bukan malah ajang mencari musuh. Medsos katanya, juga jangan dijadikan ajang menebar fitnah atau ajang ghibah jamaah online.

“Para ibu-ibu juga hendaknya proporsional atau mampu mengatur waktu dalam bermedsos. Pernah ada sahabat Nabi SAW, yang ditegur Rasulullah karena shalat sepanjang malam. Ini yang shalat saja ditegur, apalagi yang hanya bermedsos sepanjang malam atau sepanjang waktu,”kata Hikmah.

Sementara itu, Abd Hanif dalam paparannya, mengatakan bahwa Medsos sebagai bagian dari perjalananan sejarah peradaban manusia, maka ummat Islam harus ikut ambil bagian. Namun sebagai ummat yang utama, maka hendaknya dalam Bermedsos, Salimah sebagai bagian dari umat Islam harus bisa memberikan warna yang positif.

“Bukan malah ikut-ikutan sebarkan hoax, sebar fitnah dan ghibah. Kita harus melek teknologi, termasuk di dalamnya Medsos, namun perspektif dan orientasi pemikiran dan tindakan kita, harus mampu menggambarkan tentang Islam sebagai agama yang rahmatan lil aalamin,”kata Abd Hanif.

Dalam rangkaian perjalanan tim PW Salimah Sulteng, menghadiri deklarasi dan melantik pengurus PD Salimah Kabupaten Touna, singgah dan menggelar silaturrahim dengan jajaran pengurus PD Salimah Kabupaten Poso.(mch)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.