alexametrics Eksplorasi Diri Melalui Art Therapy – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Eksplorasi Diri Melalui Art Therapy

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Bagian dari Sentra Kreasi ATENSI Balai Disabilitas Nipotowe Palu

SIGI – Kementerian Sosial RI melalui Balai Disabilitas “Nipotowe” di Palu memberikan layanan Art Therapy (terapi seni) kepada penyandang disabilitas intelektual. Sebanyak 19 anak yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan binaan dari Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Penyandang Disabilitas yang ada di Kota Palu.

Terapi seni merupakan bagian dari komponen Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) yang diberikan oleh Balai kepada penerima manfaat, baik berbasis residensial, keluarga, maupun komunitas.

“Ya, terapi seni ini menjadi bagian dari Komponen layanan ATENSI. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kondisi disabilitas mereka tidak membatasi mereka untuk berkarya,” tutur Syaiful Samad, Kepala Balai Disabilitas Nipotowe di Palu melalui rilis diterima Radar Sulteng.

Terapi seni ini dilakukan untuk membantu penerima manfaat agar mampu mengeksplorasi diri, guna mengatasi permasalahannya sendiri yang sedang dihadapi. Penerima manfaat yang mengikuti tidak harus memiliki bakat atau kemampuan seni, semua yang dilakukan murni gambaran ekspresi diri.

Tampak beragam gambar dan lukisan yang dibuat oleh para penerima manfaat. Banyak diantaranya yang menggambar pemandangan. Bahkan ada pula yang menggambar lingkungan sekitar. Salah satu penerima manfaat ada yang menggambar tokoh kartun yang ia sukai.

Terapi seni juga bisa memberikan peluang kepada penyandang disabilitas untuk mengekspresikan perasaannya. Hasil karya seni para penyandang disabilitas kedepannya bisa dipamerkan dan dipromosikan di Sentra Kreasi ATENSI yang sedang dikembangkan oleh Balai Disabilitas Nipotowe di Palu.

Sebagai informasi, sesuai arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini, balai-balai rehabilitasi sosial di Indonesia milik Kemensos perlu mengembangkan Sentra Kreasi ATENSI sebagai pusat pengembangan kewirausahaan dan vokasional serta media promosi hasil karya penerima manfaat dalam satu kawasan.

Balai Disabilitas Nipotowe di Palu memiliki 3 bagian unggulan yang akan mengisi Sentra Kreasi ATENSI, yaitu eco printing, kertas seni daur ulang, art therapy (music dan desain grafis).

Syaiful menyampaikan bahwa di Sentra Kreasi ATENSI juga akan dikembangkan Kafe Disabilitas. “Kafe ini akan menjadi pusat informasi dan edukasi terkait penyandang disabilitas. Ini akan menjadi konsep Kafe Disabilitas pertama di Palu,” ujar Saiful sebagaimana dikutip Humas Balai Disabilitas Nipotowe Palu, Astrid.

Harapannya kata Syaiful, kegiatan terapi seni dapat meningkatkan motivasi dari penerima manfaat agar tetap semangat mengikuti rangkaian kegiatan dari Program Asistensi Rehabilitasi Sosial ( ATENSI) berbasis Residensial. Selain itu, terapi seni juga dapat menjadikan sebuah karya penerima manfaat yang memiliki nilai jual tinggi melalui pengemasan produk yang menarik.(*/lib)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.